Connect with us

Kabupaten Banjar

Dijadikan Jalur Alternatif Roda 2, Warga Blokir Jalan Sungai Lulut

Diterbitkan

pada

Warga di sekitar lokasi mendirikan portal agar lahan miliknya tidak menjadi jalan umum Foto: rendy

MARTAPURA,  Gerah lantaran lahannya digunakan sebagai jalan alternatif kendaraan roda dua,   pemilik lahan menutup jalan alternatif di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Jalan tersebut selama ini merupakan akses penghubung antara Kabupaten Banjar dengan Kota Banjarmasin.

Merasa terganggu seringnya dilintasi masyarakat,  sejak beberapa hari terakhir jalan di Karya Tani RT 1,Kecamatan Sungai Tabuk, diportal oleh warga. Adapun jalan yang meliputi RT 1 ,2 dan 3 ini kerap dijadikan jalan alternatif sebagai imbas menghindari kemacetan lalu lintas di kawasan Pasar Sungai Lulut jalan Martapura Lama.

Menurut Awi, salah seorang pemilik lahan di desa Sungai Lulut mengatakan, penutupan jalan ini sebagai bentuk protes demi menjaga kenyamanan dan mengantisipasi agar jalan umum yang digunakan mereka dalam beraktivitas sehari-hari tidak tambah rusak.

“Jalan ini merupakan jalan saya pribadi, ya terserah saya untuk memortal jalan ini. Ada jalan yang disediakan pemerintah daerah, namun tidak dilalui warga, semoga pemerintah dapat memperhatikan itu, lagi pula kali orang pada banyak yang lewat sini jalan dan jembatan kecil di sini mudah rusak,” singkatnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak kelurahan Sungai Lulut Hudan Azzurri mengatakan, jalan yang diportal warga tersebut bukan jalan rekomendasi yang seharusnya dilalui masyarakat umum. Sehingga wajar warga di tempat tersebut melakukan pemortalan mengingat jalur tersebut merupakan tanah hak miliknya peribadi.

“Jadi sebenarnya itu bukan jalur jalan alternatif yang disediakan oleh pemerintah. Namun karena warga sudah terbiasa dan sering lewat situ, makanya kasus ini jadi viral, ya sebenarnya itu bukan jalan umum,  wajar saja mereka mempertahankan jalan itu,” katanya. (Rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->