Connect with us

HEADLINE

Densus 88 Mabes Polri Gerebek Lima Terduga Teroris di Palangkaraya

Diterbitkan

pada

Polisi mengamankan sejumlah orang di Palangkaraya yang diduga terkait terorisme Foto; net/ilustrasi

PALANGKARAYA, Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dibantu Personil Ditreskrimum Polda Kalteng dan Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), menggerebek barak yang berada di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Senin (10/6) sore. Lima orang terduga teroris diamankan pada penyergapan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kelima orang tersebut yang merupakan dua keluarga baru beberapa minggu ini menempati barak tersebut. Terkait penangkapan sejumlah orang tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalteng, Kombes Pol Agung Prarsetyoko masih enggan berkomentar.

“Katanya teroris yang diamankan, oleh polisi yang dari tadi siang berdiri di depan rumah saya dan berpura-pura mencari batang kayu karet. Tidak lama kemudian datang polisi berpakaian hitam membawa senjata masuk ke barak di samping rumah saya,” kata Yeti (38) warga Jalan Pinus Permai III di Palangkaraya, Senin malam.

Yeti sebagaimana dilansir merdeka.com menjelaskan, saat penggerebekan tersebut polisi mengamankan sekitar lima orang terduga teroris. Mereka bersembunyi di dalam barak yang disewa belum genap satu bulan itu.

Kelima terduga teroris yang memiliki sekitar tiga orang anak kecil itu langsung digiring aparat ke mobil dan dibawa menuju Polda Kalteng untuk diamankan. “Kelimanya diangkut menggunakan mobil polisi, kejadiannya tadi sore. Saya juga bingung dan takut karena mereka itu terduga teroris,” jelasnya.

Ditambahkan penjual tahu masak di pasar tradisional itu, selama tinggal di barak tersebut dua keluarga terduga teroris itu jarang sekali keluar rumah. Bahkan aktivitas mereka banyak tidak diketahui tetangganya.

Bahkan beberapa waktu lalu, istri terduga teroris itu pernah membeli tahu ke tempatnya dengan menggunakan penutup wajah. Selanjutnya mereka juga sering mengumpulkan kayu kecil sepanjang telunjuk jari, namun tidak diketahui digunakan untuk apa. “Ya apa yang diamankan dari rumah terduga teroris itu saya tidak tahu mas,” ucapnya.

Warga lainnya, Santo menjelaskan terduga teroris diamankan di barak nomor lima dan enam. Kedua keluarga terduga teroris itu selalu tertutup dengan tetangga. “Saya terkejut ternyata tetangga di sebelah saya diamankan polisi sebab diduga teroris. Aktivitas mereka tidak ada yang terlalu mencurigakan, kecuali terkesan menutup diri dan pemilih, yaitu hanya bergaul dengan sesama mereka,” paparnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, aparat kepolisian juga sudah memberikan garis polisi di kawasan barak tersebut. Kemudian, petugas dari Inafis Polda Kalteng dibantu Polres setempat, melakukan identifikasi di dua kamar barak yang dihuni dua keluarga terduga teroris.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan dari pihak kepolisian tentang penangkapan terduga teroris. Kemudian dari pantauan di lapangan, pihak kepolisian tampak menyita beberapa benda dari barak tersebut.(digdo/mer)

Reporter: Digdo/mer
Editor: Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->