Kanal
Danau Panggang, Riwayatmu Doeloe dan Sekarang (1)
Danau Panggang, di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menjadi tumpuan hidup sebagian besar warga sejak puluhan tahun silam. Diberkahi kekayaan hayati berupa berbagai jenis ikan, warga setempat menjadikannya sebagai sentral ekonomi dan budaya. Tapi kini, gerak zaman mengancam eksistensi mereka di sana.
Madarasah Nurul Falah juga digunakan sebagai Taman Pendidikan Alquran (TPA) pada sore harinya. “Hanya sebagain kecil anak-anak yang melanjutkan pendidikan setelah lulus. Rata-rata mereka menlanjutkan sekolah ke Pondok Pesantren Darussalam Martapura,†kata H Ideham.
Meski hidup terisolasi dari dunia luar, kehidupan warga di Kampung Timbul berjalan harmonis dan sangat sederhana. Titian terbuat dari kayu ulin yang terhubung antar rumah warga memungkinkan mereka untuk dapat tetap saling bersilaturahmi dan berkomunikasi antara warga tanpa menggunakan perahu.
“Kampung Timbul terbelah oleh sebuah sungai. Sebagai penghubungnya ada dua jembatan utama. Sebuah jembatan adalah bantuan pemerintah yang dibuat bersamaan dengan titian. Sebuah jembatan yang lain dibuat warga secara swadaya. Begitu pula dengan satu-satunya masjid yang ada di sini, Masjid baital Amin kami membangunnya swadaya,†kata H Ideham.
Di Kampung Timbul, tak nampak kesenjangan sosial yang mencolok seperti kehidupan masyarakat di darat. Rumah mentereng, atau mobil di garasi rumah. “Bagi kami di Kampung Timbul, kendaraan atau mobil kami ya mesin ces. Kalaupun ada yang punya sepeda motor atau mobil dititipkan di darat di tempat keluarga dan hanya digunakan jika kami hendak berurusan di darat,†kata H Ideham.
Begitupula dengan acara resepsi pernikahan yang terkadang dapat menunjukan status sosial masyarakat dengan pesta perkawinanya yang meriah, dengan berbagai ornamen atau tenda yang luas. “Karena memang kami tidak punya halaman, jadi pernikahan selalu diadakan hanya di dalam rumah tanpa serobong (tenda),†kata H Ideham. ***
-
HEADLINE1 hari yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
kampus2 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMusancab dan Pendidikan Politik Perkuat Konsolidasi PDI P Kapuas
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDPC PDI P Kapuas Menggelar Pelantikan Pengurus PAC
-
OPINI1 hari yang laluPrestasi Instan dan Matinya Integritas Mahasiswa





