Connect with us

Kota Banjarmasin

Dampak PPKM, Kunjungan ke Pasar Tradisional Kalsel Turun hingga 40 Persen!

Diterbitkan

pada

Teks: Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani Foto: chandra

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kalsel berdampak pada sektor ekonomi secara signifikan. Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani mengatakan, adanya PPKM berdampak pada menurunnya kunjungan ke pasar tradisional hingga 40 persen.

“Untuk kegiatan ekonomi masyarakat seperti pasar-pasar tradisional di Banjarmasin selama PPKM level 4 berlangsung tidak jauh berbeda dengan PPKM sebelumnya. Tapi untuk tingkat kunjungannya itu menurun sekitar 30- 40 persen. Otomatis pedagang juga mengalami penurunan omzetnya yang sama,” terangnya kepada Kanalkalimantan.com, Senin (23/8/2021).

Selain itu, jumlah para pelaku usaha di pasar tradisional jumlahnya berkurang dikiasaran 10- 20 persen. Artinya, mereka ada yang tutup ada yang berhenti dan ada juga yang pindah ke pasar lain.

“Kalau untuk masalah jam operasional sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Perdagangan para pelaku usaha diberikan waktu buka dari pagi sampai jam 20.00 Wita. Namun pasar tradisional kan tidak sampai malam bukanya, jadi untuk pasar tradisional berjalan dengan normal tidak ada pembatasan,” katanya.



 

 

Baca juga: Ribuan Rumah Terendam, Banjir Kapuas Hulu Disebut Seperti Musibah Tahun Lalu

Apalagi untuk penjualan sembako, maka tidak ada pembatasan operasional. Karena menjual kebutuhan pokok juga termasuk pasar kaget juga tidak dilarang.
“Yang kami batasi itu seperti pasar yang menjual kebutuhan seperti penjual baju karena bukan esensial,” terangnya.

Birhasani juga menekankan agar pedagang maupun pengunjung disiplin Prokes saat transaksi di pasar tradisional.

“Kalau untuk kebutuhan bahan pokok tidak dilarang silahkan buka. Tapi yang kami tegaskan disiplin Prokes harus tetap berjalan, ” pungkasnya. (kanalkalimantan.com /seno)

Reporter: seno
Editor: cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->