Connect with us

Kabupaten Banjar

Cegah Rabies, Disnakbun Banjar Giat Operasi Tiga Bulan Sekali

Diterbitkan

pada

Disnakbun Kabupaten Banjar rutin melakukan penyuntikan rabies Foto: net

MARTAPURA, Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Banjar giat lakukan penyuntikan vaksin terhadap hewan peliharaan dan hewan luar yang berada di lingkungan sekitar masyarakat. Hal ini untuk mengantisipasi kasus rabies.

Kepala Disnakbun Kabupaten Banjar Dondit Bekti saat ditemui Kanalkalimantan di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura, Minggu (25/11) mengatakan, penyuntikan hewan peliharaan dan hewan liar ke desa-desa dilakukan tiga bulan sekali. “Tujuannya agar hewan-hewan tersebut terhidar dari penyakit rabies yang bisa membahayakan pemiliknya ataupun orang lain,” ujarnya.

Menurut Dondit, hingga November 2018 sudah ada tercatat tiga orang yang terkena gigitan hewan rabies, namun korban yang digigit setelah diperiksakan tidak positif rabies. “Ditahun ini sudah ada 3 orang yang sudah kena gigitan hewan rabies namun alhamdulillah ketiganya tidak positif kena penyakit rabies, angga ini menurun dari tahun sebelumnya yang ada 6 orang kena gigitan namun syukurnya juga tidak positif kena rabies,” ujarnya.

Sementara itu, adapun jumlah populasi anjing keseluruhan yang terdata di Kabupaten Banjar ada 700 ekor. Paling banyak ada di daerah Kecamatan Mataraman yang didapati diantaranya 80 persen dari populasi seluruth anjing yang ada di Banjar.

Dondit menghimbau, bagi pemilik binatang peliharaan yang ingin memberikan vaksin rabies terhadap binatang peliharaannya agar bisa, mengajukan permohonan baik dari desa atau kecamatan. Sehingga pihaknya bisa mendatangi tempat tersebut untuk dilaksanakan vaksinasi secara gratis.

“Bagi siapa saja yang ini memvaksinkan binatangnya agar mengajukan permohonan kedesa atau kecamata, nanti kami datangi dan lakukan vaksinasi secara geratis,” pungkasnya. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell

Bagikan berita ini!