Connect with us

HEADLINE

Brigadir Edi Jalani Operasi Pengeluaran Proyektil Peluru Usai Ditembak Pencuri Sapi

Diterbitkan

pada

Brigadir Edi Rapi Susanto masih menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin usai ditembak pencuri sapi. Foto: ist

BANJARMASIN, Aksi baku tembak antara pelaku pencuri sapi dengan anggota Sat Reskrim Polres Pulang Pisau dan Sat Reskrim Tanah Laut mengakibatkan Brigadir Edi Rapi Susanto terluka di bagian punggung bawah kiri.

Saat ini, anggota Polsek Panyipatan tersebut bersama seorang warga sipil yakni Novianti (9), tengah menjalani perawatan medis di RSUD Ulin Banjarmasin. Dari pantauan kanalkalimantan pada Sabtu (7/9) malam, nampak personil Jajaran Polda Kalsel baik Ditreskrimsus Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin sedang berjaga-jaga di Rumah Sakit.

Baca: BREAKING NEWS. Buru Pencuri Sapi, Anggota Polres Tala dan Warga Sipil Ditembak Pelaku!

Tampak pihak keluarga juga sudah menemani korban yang masih belum sadarkan diri. Diketahui foto ini diambil sebelum korban menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang ditubuhnya.

Belum diketahui kondisi korban saat ini, pasalnya jurnalis kanalkalimantan sendiri tidak diperbolehkan untuk mendekati ruangan korban. “Saat ini masih menunggu di lantai 1 rumah sakit. Malam ini, anggota Kepolisian juga masih ada yang masih berdatangan,” kata Fikri.

Baca Juga: Peluru Bersarang di Dada Kanan, Operasi Pengangkatan proyektil Makan Waktu 3 Jam

Sebelumnya, Brigadir Edi terlibat dalam pengejaran tersangka Khairullah pada  Sabtu (7/9) sekira jam 12.00 WIB. Setelah dilihat bahwa di rumah tersebut ada mobil tersangka (sama dengan mobil yang dilihat saksi di TKP pencurian sapi), 2 anggota tetrsebut kembali ke Mapolsek untuk berkoordinasi guna melakukan penangkapan.

Usai berkoordinasi dengan sisa tim lainnya, tim berangkat menuju rumah tersangka menggunakan 3 mobil mendekati rumah tersangka. Tim melihat mobil tersangka keluar dari rumah kemudian dikejar. Sekira jarak 1,5 km dari rumah tersangka, 2 mobil anggota mendahului mobil tersangka dan 1 mobil anggota mengepung dari arah belakang lalu memblokade jalannya mobil tersangka.

Mengingat saat penyelidikan di dapatkan informasi bahwa tersangka memiliki 1 pucuk senjata api genggam rakitan dan 1 pucuk senjata laras panjang, maka anggota setelah memblokade memerintahkan untuk penumpang turun dan memberikan tembakan peringatan.

Baca Juga: Kondisi Korban Sipil Stabil, Novianti Masih Dirawat di RS Ciputra Mitra

Namun ternyata, dari dalam mobil terdengar suara tembakan dan mengenai punggung bawah kiri Brigadir Edi Rapi Susanto, anggota Intel Polsek Panyipatan yang turut membackup giat penangkapan.

Melihat hal tersebut sebagian anggota menolong angggota yang tertembak, sebagian lagi menembak balik mobil Toyota Innova warna silver Nopol : DA 8372 BH .

Baca: Terluka, Pencuri Sapi Penembak Polisi Tala Kabur ke Hutan Karet

Setelah itu mobil tersangka berjalan lagi dengan menabrak mobil aanggota. Baik yang melakukan blokade di depan maupun yang di belakang dan melarikan diri. Sekira kurang lebih 2 Km dari lokasi penembakan, mobil tersangka berhenti dengan kondisi pintu sudah terbuka semua.

Di dapati ternyata di dalam mobil tersebut ada 3 orang penumpag (1 dewasa atasnama Irwansyah, dan 2 anak kecil laki-laki atasnama Gazali Akbar dan seorang anak perempuan atas nama Novianti binti Pariyono.) Mereka warga desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan dengan posisi duduk. Dan anak perempuan atasnama Novianti terluka tembak di bagian kepala depan sebelah kanan.(rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->