Kota Banjarbaru
BPJS Jadi Persyaratan Haji dan Umrah Tak Pengaruhi Pendaftar di Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepesertaan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjadi persyaratan yang akan dipenuhi masyarakat mendaftar ibadah haji maupun umrah. Sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 2022 tentang optimalisasi pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kendati kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi persyaratan yang harus dipenuhi dalam pendaftaran ibadah umrah dan haji, namun di Kota Banjarbaru hal tersebut tidak terlalu begitu berpengaruh terhadap masyarakat yang mendaftar haji atau umrah.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru, H Mahrus mengatakan, hingga kini pendaftaran kepesertaan haji dan umrah masih secara normatif disebabkan persyaratan harus dengan BPJS merupakan peraturan baru.
“Masih persyaratan biasa, jemaah juga bisa mendaftar lewat web kementerian agama untuk melengkapi berkasnya,” jelasnya.
Baca juga : Polisi Bongkar Penimbunan CPO dan Kapal Tanker, 6 Kontainer di Pelabuhan Batulicin Ikut Disegel
Mahrus mengungkapkan sebelum persyarataan kepesertaan BPJS ini masuk, sebelumnya sudah terdapat asuransi yang didapat para jemaah yang include dengan biaya pendaftaran.
“Sebenarnya sudah ada asuransinya, namun tidak tercatat, apabila terjadi sesuatu ketika keberangkatan maupun sudah selesai berhaji tetap jemaah mendapatkan asuransi,” ujarnya.
Masih kata Mahrus, penggunaan BPJS Kesehatan dalam persyaratan bagi jemaah kemungkinan untuk memperjelas akan adanya asuransi, sebab sebelumnya asuransi tersebut tidak tertulis secara jelas.
Terpisah, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, Ahmad Syauqi mengatakan, rata-rata calon jemaah haji dan umrah sudah menjadi anggota kepesertaan BPJS kesehatan.
Baca juga : Kabar Duka Kalsel, H Abidin Berpulang ke Rahmatullah
Kendati demikian, Syauqi mengungkapkan, terkait BPJS Kesehatan dimasukkan kedalam persyaratan pendaftaran bagi jemaah haji dan umrah belum diterima pihaknya.
“Belum ada tertulisnya, tapi di lapangan sudah jalan sebab setiap orang ingin berangkat haji itu harus periksa kesehatan, otomatis mereka sudah menjadi kepesertaan BPJS Kesehatan,” jelasnya.
Walau kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi persyaratan yang harus dipenuhi dalam pendaftaran ibadah umrah dan haji, namun Syauqi menyebut, di Kota Banjarbaru hal tersebut tidak terlalu begitu berpengaruh terhadap masyarakat yang mendaftar haji atau umrah. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluPipa Induk BPAM Banjarbakula Jebol, Krisis Air Ancam Banjarbaru-Martapura
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluPipa BPAM Banjarbakula Bocor, PTAM Intan Banjar Optimalkan Air Irigasi Riam Kanan untuk Jaga Pasokan Air
-
HEADLINE2 hari yang laluPerbaikan Pipa Jebol BPAM Banjarbakula Ditarget Rampung 10 Hari
-
Olahraga3 hari yang laluOpen Drag Bike Bangkit 2026 di Amuntai Meriahkan HUT ke-81 TNI
-
Kabupaten Banjar3 hari yang lalu78 Peserta Ikuti Lomba Pertolongan Pertama PMR Tingkat Madya Se-Kabupaten Banjar
-
Olahraga3 hari yang laluIPSI Kalsel Gelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri



