Kabupaten Hulu Sungai Utara
Bisa Menular, Warga HSU Diminta Waspadai Penyakit Frambusia
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus mendorong upaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan penyakit menular frambusia sejak dini bagi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Komite Ahli Frambusia Kemenkes RI, dr Abdur Rachim, saat melakukan sosialisasi pencegahan penyakit frambusia di Desa Sungai Pandan Tengah, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten HSU, Rabu (13/9/2023), menjelaskan, penyakit frambusia merupakan penyakit kulit kronis yang menular dan termasuk kategori Penyakit Kulit Terabaikan (Neglected Tropical Diseases/NTDs).
Perlu diketahui frambusia merupakan jenis penyakit yang bisa menular melalui kontak erat dengan penderita dan banyak ditemui pada anak-anak yang tinggal di wilayah tropis.

Abdur Rachim berharap melalui sosialisasi upaya pencegahan dan pengendalian frambusia yang melibatkan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang penyakit frambusia, tanda-tandanya, cara penularannya, dan langkah-langkah pencegahannya.
“Kalau ketemu tanda-tanda penyakit frambusia langsung diperiksa. Kita pastikan, kalau memang frambusia maka akan ditindaklanjuti agar tidak menyebar di masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Alabio, Rahmadani mengaku saat ini khususnya di Kecamatan Sungai Pandan, kasus penyakit frambusia sulit ditemukan bahkan sangat jarang terjadi.
Baca juga: Bersama Berdoa Minta Diturunkan Hujan, Guru Ilham: Perbanyak Instrospeksi Diri dan Memohon Ampun
Meskipun, frambusia tidak ditemukan, upaya pencegahan berkelanjutan untuk menghilangkan frambusia secara permanen terus dilakukan agar tidak menyebar sampai ke masyarakat.
“Jadi kalau misalnya ada warga yang mengalami korengan, itu hendaknya agar segera diperiksakan, siapa tahu itu penyakit frambusia,” katanya.
“Silahkan hubungi petugas kesehatan terdekat di desa. Kalau misalkan diperlukan, silahkan datang ke Puskesmas untuk pemeriksaaan labolatorium lebih lanjut,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga diri dari penyakit frambusia dengan mengadopsi dua langkah penting yakni, makan makanan bergizi dan menjalani pola hidup bersih dan sehat. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
Kota Banjarbaru18 jam yang laluLantai Pasar Bauntung Kotor dan Becek Dibenahi
-
HEADLINE3 hari yang laluKPK Usut Dugaan Suap Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
-
Lifestyle1 hari yang laluHari Pelanggan Nasional 2026: BRI Hadirkan Beragam Promo Spesial
-
HEADLINE3 hari yang laluWarning BMKG: Kalsel dan Kalteng Kategori “Awas” Kekeringan Meteorologis
-
HEADLINE2 hari yang laluRumah Oksigen di Puskesmas se Banjarbaru, Layanan Terpapar Asap Karhutla
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluKabut Asap Tutupi Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya


