Connect with us

HEADLINE

Beredar Kabar Pencuri Sapi Tewas Tertembak dalam Penangkapan di Hulu Sungai Selatan

Diterbitkan

pada

Beredar kabar pelaku penembakan polisi Tala tewas dalam penyergapan. foto : mario-fikri

BANJARBARU, Beredar kabar di media sosial jika perburuan tim gabungan polisi mengejar tersangka pencuri sapi sekaligus penembak anggota intel Polsek Panyipatan, selesai. Tersangka Khairullah disebut tewas saat penyergapan dilakukan di sebuah hutan di kawasan Angkinang, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Rabu (11/9).

Selain berupa kabar status seperti ditulis AmyrKhan di HabarBanua yang menerangkan telah terjadi penggerebekan buron bersenjata di Desa Telaga Sili-Sili, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS. Ia menulis, pelaku datang ke desa tersebut sekitar pukul 03.00 dini hari Selasa. Kemudian bersembunyi di sebuah pondok di tengah hutan. Kemudian pada subuh jam 03.00, Rabu, polisi beserta penunjuk jalan melakukan penyisiran dan terdengar rentetan tembakan. Beberapa saat kemudian pelaku dapat dilumpuhkan.

Baca Juga: Merasa Terendus, Penembak Polisi di Tala Jadikan Penumpang Mobil Sebagai ‘Perisai Hidup’?

Selain itu, juga beredar sebuah video berdurasi 30 detik, sejumlah polisi sedang menggotong kantong mayat berwarna kuning yang ditengarai sebagai jenazah pelaku.

Terkait hal tersebut, Kanalkalimantan.com mencoba mengkonfirmasi kabar itu ke Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan melalui chat WA. Namun yang bersangkutan mengatakan belum ada info terkait kabar tersebut. Selebihnya, AKBP Sentot meminta wartawan konfirmasi ke humas Polda Kalsel. “Bukan kewenangan saya,” katanya dalam WA.

Di sisi lain, Kapolsek Angkinang, Ipda Kukuh Supriandoko mengakui adanya operasi penangkapan orang yang selama ini ramai dibincangkan. “Informasinya dia memang orang sama,” katanya.

Baca Juga: Novianti, Bocah Tertembak Saat Penyergapan Pencuri Sapi Meninggal

Kasat Reskrim Polres HSS AKP Andi Setiawan membenarkan adanya operasi penyergapan. “Ya benar. Penyergapan dilakukan oleh tim gabungan,” ujar Andi, Rabu (11/9) siang.

Sebelumnya, pelaku Khairullah yang juga mantan TNI itu cukup lihai. Karena berhasil lolos dari kepungan petugas dengan kondisi mengalami luka tembak. Sebelumnya juga dikabarkan ia berhasil masuk ke wilayah Kabupaten Banjar.

AKBP Sentot Adi Dharmawan mengatakan, tersangka diprediksi sudah keluar dari Desa Batu Tungku. Sehingga masyarakat sekitar lokasi penggerebekan, tak perlu resah untuk melakukan aktivitas seperti biasa. “Pelaku sudah keluar dari Desa Batu Tungku, jadi warga tak perlu resah untuk bekerja,” ujar AKBP Sentot.

Baca Juga: Pelaku Pencuri Sapi yang Baku Tembak dengan Polisi Ternyata Mantan TNI

Sebagai bekas anggota TNI yang pernah bertugas di satuan Zeni Tempur (Zipur), tersangka diduga memahami survival hingga teknik penyamaran di hutan. Itulah sebabnya, perburuan pelaku tersebut tidak mudah.

AKBP Sentot Adi mengatakan, tersangka Khairullah sebelum berhenti menjadi anggota TNI terakhir bertugas di satuan Zeni Tempur (Zipur). “Dari informasi, tersangka yang sementara kami kejar ini adalah bekas anggota TNI, pecatan Zipur, catam (calon tamtama),” ujar Sentot Adi, Minggu (8/9) lalu.

Hal ini juga dibenarkan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifai. Ia mengatakan pelaku saat ini masih DPO. “Kita akan buru terus karena dia sadis hingga melukai anggota di lapangan. Identitasnya berinisial K, terakhir bertugas di satuan Zeni Tempur (Zipur),” terangnya.

Baca Juga: Belum Ada Uji Balistik, Asal Peluru yang Mengenai Novianti Saat Baku Tembak Masih Misterius!

Dari hasil penelusuran kanalkalimantan.com, Zeni merupakan satuan bantuan tempur dan satuan bantuan administrasi. Zeni sendiri berasal dari bahasa Belanda, Genie, yang berarti pandai/banyak akalnya. Kesatuan ini merupakan kesatuan standar militer di seluruh dunia karena perannya dalam pertempuran sejak zaman purba, karena pada intinya fungsi bantuan tempur Zeni adalah bersifat improvisasi, insidentil, dan menggunakan standar teknik yang khusus dikualifikasikan pada Satuan Zeni.

Zeni Tempur sendiri secara umum baik di dalam maupun luar negeri mempunyai fungsi sebagai pasukan Bantuan Tempur terhadap Pasukan Manuver (Infanteri) berupa Bantuan Tempur Zeni (Banpurzi) dan Bantuan Administrasi Zeni (Banminzi).

Fungsi zeni diaplikasikan pada segala pekerjaan yang bersifat membantu gerak maju pasukan manuver, dan aksi menghambat gerak maju pasukan lawan. 9 tugas Pokok Zeni AD terdiri dari: Konstruksi, Destruksi, Rintangan, Samaran, Penyeberangan, Penyelidikan, Perkubuan, Penjinakan bahan peledak (Jihandak), serta Nuklir-Biologi-Kimia (Nubika) pasif.(tim kanal)

Reporter : Tim Kanal
Editor : Chell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->