Connect with us

HEADLINE

Banjir Terparah di Cempaka Sejak 1997, Air Tak Kunjung Surut Hingga Sore

Diterbitkan

pada

Banjir masih merendam permukiman warga di Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, hingga Senin (11/1/2021) sore sejak air datang pada dinihari. Foto: bpbd banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Banjir di wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru di awal tahun ini menjadi yang terparah sejak kejadian tahun 1997 silam. Fakta itu sendiri diutarakan oleh Lurah Bangkal Djohansyah.

“Banjir besar seperti ini terakhir terjadi di tahun 1997. Kita akan coba laporkan dan diskusikan dengan SKPD terkait untuk upaya penanganannya,” katanya.

Ya, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, menjadi wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir pada Senin (11/1/2021) dini hari. Luapan air mencapai ketinggian dada orang dewasa mengakibat ribuan jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Menurut Djohansyah, banjir ini disebabkan oleh debit air di aliran sungai Banyu Irang (Bangkal) yang tak mampu menampung curah hujan tinggi. Alhasil, rumah warga yang notabene berada di bantaran sungai tergenang sejak dini hari kemarin.



 

“Sungai Banyu Irang ini pertemuan dari beberapa aliran sungai, termasuk dari Cempaka dan wilayah Kiram. Ketika di sana hujan deras dan meluber, sungai Banyu Irang tak mampu menahan dan meluap kemana-mana,” paparnya.

Sejak air mulai masuk ke kawasan permukinan, warga secara bertahap berusaha menyelamatkan diri dan juga barang berharga miliknya. Petugas gabungan dari unsur BPBD, Polres Banjarbaru dan TNI bersama para relawan ikut membantu proses evakuasi.

Banjir masih merendam permukiman warga di Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru hingga Senin (11/1/2021) sore. Foto: wahyu

Kepala BPBD Kota Banjarbaru, M Zaini Syahranie menuturkan bahwa air mulai surat hampir di seluruh wilayah Cempaka, pada pukul 16.00 Wita. Hanya saja, khusus di Kelurahan Bangkal katanya masih dalam kondisi memprihatinkan.

“Di Kelurahan Bangkal sampai sore ini air masih tinggi. Belum menunjukan akan surut. Kita akan terus lakukan monitoring di sana,” bebernya.

Berdasarkan data BPBD Banjarbaru, setidaknya ada 290 rumah di Kecamatan Cempaka yang terdampak banjir, dengan jumlah warga sebanyak 1.023 jiwa. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->