Connect with us

HEADLINE

Banjir Tanbu: 13.433 Jiwa Jadi Korban, Ketinggian Air 2-3 Meter Genangi Enam Desa

Diterbitkan

pada

Banjir di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, yang terjadi bertepatan hari raya Idul Fitri mengakibatkan permukiman warga di 6 desa terendam. Foto: Act Kalsel 

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Banjir di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) yang terjadi sejak hari raya Idul Fitri 13 Mei 2021, melanda 6 desa di Kecamatan Satui. Proses evakuasi terus dilakukan tim gabungan yang telah mendata 13.433 jiwa menjadi korban terdampak banjir.

Hingga Sabtu (15/5/2021), banjir yang melanda Kabupaten Tanah Bumbu sudah mendapat penanganan dari

tim gabungan khususnya dari unsur Kantor SAR Banjarmasin, BPBD, Tagana Kalsel dan Tagana Kabupaten Tanah Bumbu, TNI, Polri serta relawan lainnya tak henti melakukan penyisiran dan pertolongan sejak banjir mengepung permukiman warga.

Koordinator Operasi SAR Kecamatan Satui dari Kantor SAR Banjarmasin, Aziz mengatakan, banjir yang melanda desa yakni Desa Sinar Bulan, Desa Jombang, Desa Sungai Danau, Desa Sejahtera Mulia, Desa Satui Barat, dan Desa Satui Timur.



“Jadi kita hari ini telah melakukan evakuasi terhadap korban terdampak banjir. Jadi untuk Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu ini yang terdampak ada 3.891 kepala keluarga dengan 13.433 jiwa. Kemudian ketinggian air rata-rata 2-3 meter,” ungkapnya, Sabtu (15/5/2021) siang.

Sejumlah warga yang menempati rumah di lantai atas masih bertahan di tengah kepungan banjir. Meski demikian, hal ini tetap menjadi perhatian serius tim gabungan SAR diantaranya mendistribusikan logistik makanan.

“Jadi kita selama 24 ini, kita standby menunggu apabila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, otomatis kita meluncur,” tegas Aziz.

Sementara itu, Dinas Sosial Provinsi Kalsel melalui Tagana telah melakukan progresif penanganan. Selain pendataan, Dinsos Kalsel melakukan pendistribusian logistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar termasuk mengerahkan tim dukungan psikososial.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Selatan juga memberikan dukungan psikososial kepada warga terdampak banjir yang menggenangi sejumlah desa di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kita bantu warga yang mengalami traumatik akibat banjir bagi lansia dan juga anak-anak,” kata Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Dinsos Kalsel, Achmadi, Sabtu (15/5/2021).

Kemudian, paket bantuan logistik berupa makanan instan dan 1.500 paket makanan siap saji per hari, serta perlengkapan tidur juga turut diberikan oleh tim Tagana Kalsel.

“Selain bantuan logistik, pada masa pandemi kali ini tak lupa kita juga beri bantuan berupa hand sanitizer, masker, sabun mandi, dan juga obat salep kulit,” tambah Achmadi.

Dilaporkan, debit air berkisar di ketinggian 100 cm sampai 150 cm, dan bertambah tinggi setiap jam, dikarenakan hujan di dataran tinggi yang kemudian turun ke wilayah dataran rendah.

“Hujan sudah dimulai dari H-1 lebaran dengan intensitas tinggi mengguyur

seluruh Kecamatan Satui,” kata Achmadi. (kanalkalimantan.com/al)

 

Reporter : Al
Editor : Kk

 

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->