PILKADA BANJARMASIN
Arti Nomor Urut bagi Paslon di Pilkada Banjarmasin, Menurut 4 Pasangan Pilwali Banjarmasin
KANALKAIMANTAN. COM, BANJARMASIN – Usai mendapatkan nomor urut di ajang Pilkada Banjarmasin, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota akan menatap babak kampanye.
Tentunya, nomor tersebut menjadi bagian sosialisasi yang memiliki arti tersendiri bagi mereka. Seperti apa itu?

Sebagaimana diketahui, pasangan Haris Makkie– Ilham Noor yang diusung Partai Gerindra, PPP dan PBB mendapat nomor urut 1. Haris mengatakan, nomor urut 1 adalah angka untuk maju menjadi wali kota- wakil wali kota.
“Di balik nomor satu hanya cukup menggunakan satu jari sebagai tanda nomor satu, karena angka ini mudah diingat dan melambangkan langkah maju,” ungkapnya.

Kemudian pasangan Ibnu Sina –Arifin yang diusung oleh Partai Demokrat, PDI-P dan PKB mendapatkan nomor urut 2.
Menurut pasangan ini dengan terpilihnya nomor urut 2, semoga mendapatkan yang terbaik untuk Banjarmasin.

“Memanjatkan doa kepada Tuhan, Insyaallah, mudah-mudahan nomor dua ini yang terbaik,” ucap Ibnu Sina.
Ia mengatakan, nomor dua tersebut dapat diartikan sebagai berpasangan, tanpa pasangan tidak sempurna. “Mudah-mudahan Baiman dua, dua periode,” ucapnya. .
Lalu di lanjutkan Pasangan independen Kahirul Saleh – Habib M Ali yang mendapatkan nomor urut 3 dalam Pilwali 2020. Menurut pasangan independen ini di balik nomor tiga adalah angka yang memang dikehendaki pasangan ini.

“karena di balik nomor tiga adalah angka keramat, sesuai angka tanggal kelahiran ibunda, 3 X 3 adalah 9, sesuai dengan angka harapan kami dan angka kelahiran ibunda saya. Inssya Allah sukses,” ucap Khairul Saleh.
Dan untuk nomor urut ke 4 adalah pasangan Ananda – Mushaffa yang didukung empat Parpol pengusung, Golkar, PAN, PKS dan Nasdem.
Menurut mereka, mendapatkan nomor empat ini memiliki arti khusus. “Menurut kami di balik nomor empat adalah lambang kursi, Inssa allah bisa duduk di kursi wali kota dan wakil wali kota,” ucap Ananda.
Dari pihak penyelanggara KPU Kota Banjarmasin, Ketua KPU Kota Banjarmasin Rahmiyati Wahidah mengatakan dalam pengundian nomor urut paslon sudah dilakukan secara adil.
“Dimana pasangan siapa yang terdahulu tiba , akan dijadikan pasangan yang pertama untuk melakukan pengambilan ‘twis ball’ yang berisikan nomor urut pengambilan gulungan yang berisikan nomor urut pasangan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Bawaslu Banjarmasin H. Muhammad Yasar menyampaikan kelanjutan dari tahapan penetapan nomor urut pasangan ini adalah kampanye yang akan digelar 26 September – 5 Desember 2020.
“Sebelum semuanya melakukan kampanye nantinya, pasangan akan menyerahkan desain kampanye, serta akan dirapatkan membahas dimana titik- titik yang bisa dan tidak bisa di perbolehkan,” ungkapnya.
Tentunya dalam kampenye paslon harus mematuhi protokol kesehatan selama masa kampanye demi menghentikan penyebaran Covid-19. (Kanalkalimantan.com/ putra)
Reporter: Putra
Editor: Cell
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
HEADLINE3 hari yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga2 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE1 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah





