Kota Banjarmasin
DPRD Banjarmasin Minta Ilung di Sungai Martapura Jadi Perhatian Pemko Jangka Panjang
BANJARMASIN, Eceng gondok atau ilung yang menumpuk di Sungai Martapura menjadi perhatian DPRD Banjarmasin. Jika dibiarkan, ilung akan mengakibatkan akses transportasi di Sungai Martapura terhambat.
Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini mengatakan, permasalahan ilung tersebut harus segera ditanggulangi. “Kalau memang ada ilung dalam jumlah yang banyak, saya kira harus segera mungkin ditanggulangi. Pakai kapal sapu-sapu,” kata Isnaini kepada Kanalkalimantan.com, Jumat (3/1) siang.
Yang menjadi masalah, saat ini Pemko Banjarmasin tidak memiliki kapal sapu-sapu. Dewan dari fraksi Partai Gerindra ini mengatakan hal ini adalah masalah teknis. ” Kami dari dewan ini hanya berkenaan dengan anggaran dan regulasi, kalau teknis ini memang dari Pemko,” ujarnya.
Sebelumnya memang sudah dijelaskan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bahwa pihaknya belum bisa menyediakan kapal sapu-sapu karena biaya yang terlalu besar. Kendati demikian, Isnaini menyarankan untuk sementara menanggulangi ilung tersebut dengan tenaga manusia.
“Kegiatan padat karya saja sebetulnya, diangkut (ilung) ke pinggiran sungai terus dibuang ke TPA (tempat pembuangan akhir). Atau kalau memang memungkinkan Dinas PUPR bisa saja menggunakan eksapator,” tambahnya.
Dari pantauan Kanalkalimantan.com, sejauh ini pembersihan ilung hanya dilakukan oleh pasukan Turbo yang terdiri dari 57 orang dengan bantuan tongkat bambu. Sebenarnya setiap tahun di penghujung musim hujan tumpukan ilung di Sungai Martapura ini memang selalu menjadi masalah. Lantas apakah tidak ada upaya antisipasi?
“Ini sebuah hal yang nanti menjadi catatan Dewan juga, bahwa masalah ini berulang-ulang, sesuatu yang seharusnya dipikirkan dari awal bagaimana penanggulangan terkait masalah ini. Setiap tahun memang pekerjaan ini selalu dilakukan, dan selalu pakai kapal sapu-sapu,” katanya.
Dari berita sebelumnya, Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Hizbulwathoni mengatakan pihaknya sudah menghubungi operator kapal sapu-sapu untuk bantuan pembersihan sampah berikut ilung. Sementara Komisi III DPRD Kota Banjarmasin mengatakan, dalam waktu satu atau dua hari ke depan akan melakukan peninjauan, khususnya di Jembatan Sudiampir. (Riki)
Editor : Cell
-
Komunitas2 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluTiga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Bilu Menyerahkan Diri ke Polisi
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
HEADLINE1 hari yang laluJemaah Haji Mulai Diberangkatkan 22 April
-
Ekonomi1 hari yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen
-
Kabupaten Banjar8 jam yang laluWabup Lantik 177 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banjar





