Jawa Timur
Warga Keluhkan Pelayanan Samsat Selatan, ‘Cettar’ Khofifah Terkesan Slogan
SURABAYA, Program ‘Cettar’ yang diluncurkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di lingkup Samsat, seolah hanya slogan semata. Terbukti masih adanya ditemui warga Kota Surabaya, mengeluhkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Kantor Samsat Surabaya Selatan.
Dimana, warga mengaku pelayanan di Samsat ini dianggap lambat dan loket pembayaran sering tidak ada petugasnya alias kosong. Lia (48), warga Surabaya mengatakan, dirinya harus menunggu hingga 3 – 6 jam untuk bisa menyelesaikan keperluannya di Samsat.
“Persyaratan saya sudah lengkap , namun harus menunggu lama. Dan yang aneh ada dua hingga tiga loket selalu tidak ada petugas yang jaga. Dan ini diduga pemicu keterlambatan pelayanan,” katanya kepada kanalkalimantan.com, Kamis (17/10).
Hal serupa juga alami oleh Anton (48), warga Gayungan. Ia mengeluhkan terkait lambatnya pelayanan di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Surabaya Selatan. “Kok lama ya, dari tadi nomor yang tertera di atas papan control antrian tidak geser-geser. Loh gimana ini,” tanya Anton, yang tampak gelisah.
Lia dan Anton yang sudah berjam-jam nunggu nomor antriannya dipanggil, mengaku kecewa. Keduanya pun mengomentari program ‘Cettar’ cepat, efrktif dan efisien, tanggap, transparan, responsif seolah hanya slogan.
Pasalnya, Cettar ini justru tidak berjalan efektif sesuai keinginan Gubernur Khofifah. “Cettar ini tidak maksimal di ruang loket pembayaran. Warga banyak yang menunggu lama di ruang tunggu pembayaran,” terang mereka berdua.
Terkait hal ini, saat awak media ini mencoba konfirmasi kepada pihak pimpinan di lingkup Samsat Surabaya Selatan tersebut, sayangnya hingga berita ditulis belum ada yang bisa ditemui untuk konfirmasi. (Muh)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluIni Prakiraan Kondisi Cuaca Kalsel dalam Sepekan ke Depan
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluCek Kondisi Kolam Renang Idaman Terkini, Ini Respon Komisi III DPRD Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluPAD Kalsel 2025 Capai Rp10,94 Triliun
-
Ekonomi2 hari yang laluKetua OJK: Pengaduan Scam Tak Boleh Berbelit
-
NASIONAL2 hari yang laluOJK Kembalikan Dana Korban Scam Rp161 Miliar
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluKomite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Lisa Halaby



