Kabupaten Banjar
Bocor, Air Baku Pipa PDAM Semburkan Air hingga 5 Meter Jadi Tontonan Warga!
MARTAPURA, Kebocoran pipa air baku PDAM di Jalan Gubernur Sarkawi, Lingkar Utara Km 17, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, menyebabkan munculnya semburan air hingga ketinggian 4-5 meter. Peristiwa ini menyebabkan jalanan di sekitar lokasi tergenang. Bahkan ketinggian semburan air sempat menjadi tontonan warga.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 Wita tersebut menjadi perhatian pengguna jalan di sekitar lokasi. Tapi untungnya, tak beberapa lama dari kejadian tersebut petugas dari PDAM langsung merusaha menghentikan kebocoran tersebut.
Humas PDAM Bandarmasih M Wahid mengatakan, Kebocoran terjadi pada pipa air baku berdiameter 1.200 mm. Akibat kebocoran ini, distribusi air bersih ke Wilayah Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Timur, sebagian Banjarmasin Barat, Banjarmasin Utara (wilayah Pelayanan Booster Banua Anyar dan Sungai Lulut, sempat terhenti. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami. Pelaksanaan perbaikan langsung kita laksanakan,†katanya.
Perbaikan pipa yang bocor tersebut terus dipantau hingga tak terulang lagi. Manajer Transmisi dan Distribusi PDAM Bandarmasih Walino mengatakan, penghentian semburan air sempat terkendala peralatan alat berat. “Ini kita perlukan karena diameter pipa air baku sangat besar,†tegasnya.(rico)
-
Olahraga1 hari yang laluBanua Criterium Challenge, Pemanasan Atlet Triathlon Kalsel Menuju Kejurnas
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Perbaiki Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi, Ini Wilayah yang Terdampak
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluPLN UIP3B Kalimantan Gelar Clean Energy Day, Dorong Perubahan Gaya Hidup Rendah Emisi
-
HEADLINE2 hari yang laluPembenahan Pasar Ujung Murung, Wali Kota Yamin Akui Sulit Cari Investor
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluMahasiswa S2 Ilmu Komunikasi ULM Outing Class ke Pulau Curiak, Belajar Langsung Komunikasi Lingkungan
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Dorong Keberlanjutan Dermaga Pasar Terapung di TMII






