Hukum
Kejari Banjar Permudah Pengambilan Barang Bukti Sudah Inkrah
MARTAPURA, Untuk mengembalikan barang bukti yang sudah inkrah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar membuat program “Abang Pianâ€Â. Program Abang Pian merupakanpelayanan publik untuk lebih memudahkan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kembali barang miliknya yang dijadikan barang bukti perkara.
Kepala Kejari Banjar Muji Martopo mengatakan, program tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan dan kemudahan bagi setiap anggota masyarakat pemilik barang bukti yang dititipkan di kejaksaan.
“Program Abang Pian merupakan program pelayanan publik untuk lebih memudahkan masyarakat memiliki kembali barang miliknya yang dijadikan barang bukti suatu perkara,†jelas Kajari Banjar.
‘Kelahiran’ Abang Pian didasari keinginan membantu masyarakat untuk mendapatkan kembali barang yang merupakan hak miliknya. Melalui program yang baru diluncurkan itu, masyarakat tidak perlu susah-susah mendatangi kantor Kejari Banjar di Kota Martapura, A Yani Km 38.
“Intinya kami ingin membantu masyarakat sehingga mereka tidak susah lagi mendatangi kantor Kejari untuk mengambil haknya, apalagi jika tempat tinggalnya jauh sehingga tidak membebani,†ungkapnya.
Tanggapan serupa diutarakan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Banjar Andi Akbar Sobari, buat program ini untuk mengembalikan barang bukti yang sudah inkrah tetapi belum diambil oleh yang berhak.
“Untuk meringankan beban masyarakat, walaupun tempat tinggal pemilik dengan kantor Kejaksaan jauh, maka kita berinisiatif untuk mengantarkan barang bukti itu ke tempat tujuan yang bersangkutan,†katanya.
Ditambahkan, saat ini hampir 20 barang bukti yang sudah inkrah yang belum diambil pemilik. Walaupun ada barang bukti berupa kendaraan yang tidak layak pakai karena barang tersebut merupakan barang bukti dari kasus kecelakaan, pihaknya akan terus berusaha agar barang tersebut kembali kepada pemiliknya. (rendy)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE3 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE3 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
HEADLINE2 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009






