HEADLINE
H Fauzi Korban Tewas KM Satya Kencana IX Sempat Terjatuh Saat Berebut Sekoci
BANJARMASIN, Identitas pria yang meninggal dunia dalam peristiwa terbakarnya Kapal KM Satya Kencana IX akhirnya diketahui. Pria tersebut sempat diangkut menggunakan KM Niki SAE namun saat tengah dalam proses evakuasi pria tersebut meninggal dunia.
Dari ratusan penumpang dan kru kapal yang berhasil diselamatkan, 1 orang pria dinyatakan meninggal dunia adalah H Fauzi (55) asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kepala KSOP Banjarmasin Bambang Gunawan mengungkapkan, total ada 230 penumpang dan kru KM Satya Kencana IX. Dari jumlah itu, ada 198 penumpang dan 32 ABK. Dimana, satu penumpang dinyatakan meninggal dunia atas nama H Fauzi.
“Yang meninggal dunia sempat diselamatkan dan dibawa ke KM Niki Sae. Namun mungkin karena shock, akhirnya meninggal dunia,†katanya. Korban langsung dibawa menuju kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin guna pemeriksaan pihak medis.
Menurut penuturan salah seorang penumpang KM Setya Kencana IX, Wahyu, ketika itu kondisi penumpang benar-benar panik. Mengetahui api membesar, penumpang pun sibuk berupaya untuk menyelamatkan diri. “Kejadiannya kira-kira habis subuh, penumpang kaget karena melihat ada api dan asap di lambung tengah kapal,†ujarnya.
Para penumpang pun akhiranya dievakuasi ke sekoci. Dari informasi yang didapatkan ketika itu, ada seorang laki-laki itu yang terjatuh saat mau naik sekoci dan terinjak oleh penumpang lain. Belakangan diketahui pria malang itu bernama H Fauzi.
Kepala KSOP Banjarmasin Bambang Gunawan, dalam jumpa pers, Sabtu (4/8), mengatakan, kondisi KM Satya Kencana IX berdasarkan KSOP Surabaya laik melaut. “Tapi musibah bukan hanya dimungkinkan oleh kapal yang laik atau tidak laik melaut. Bisa pula disebabkan faktor lainnya,†katanya.

Dia berjanji akan lebih mengintensifkan pemeriksaan kapal, apakah laik atau tidak, untuk melaut. “Penanggungjawab kapal berjanji bertanggungjawab atas biaya pengobatan dan kepulangan ke rumah masing-masing, serta menanggung biaya apabila ada penumpang yang ingin kembali ke Surabaya,†jelasnya
Bambang mengatakan, pihak terkait seperti KNKT akan melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Terkait evakuasi korban, lanjutnya, berjalan dengan lancar, karena adanya koordinasi yang lancar dengan stakeholders terkait, seperti TNI, Polri, Basarnas, Tagana, serta emergency gabungan.
Diduga, kebakaran KM Satya Kencana IX bemula dari bagian bawah atau bagian mesin. Dari salah satu kesaksian penumpang KM Satya Kencana IX, Arsyad menjelaskan, saat kejadian hampir semua penumpang ada di ruangan-ruangan kapal masing-masing.
Setelah melihat kepulan asap dan kepanikan penumpang lain lalu mereka berebut untuk mengambil pelampung. Tidak semua penumpang mendapatkan sekoci, namun sebagian besar penumpang sudah menggunakan pelampung. Para penumpang yang panik lalu loncat dari bagian kapal yang tinggi untuk menyelamatkan diri. Sebelum bantuan dari kapal lain datang, para penumpang sempat terombang-ambing di lautan selama tiga jam. (ammar)
Editor: Chell
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Olahraga2 hari yang laluMusprov Luar Biasa Kormi Kalsel Digelar
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Mendorong Penanganan Kawasan Kumuh
-
DPRD KAPUAS1 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
HEADLINE2 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September


