Connect with us

DPRD Kota Palangka Raya

Komisi III DPRD Palangka Raya Dukung Pembentukan Kelurahan Siaga TBC  

Diterbitkan

pada

Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh. Foto: ist

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berupaya memperkuat penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan membentuk Kelurahan Siaga TBC di seluruh wilayah ibu kota Kalimantan Tengah mendapat dukungan wakil rakyat.

Menurut Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, kehadiran Kelurahan Siaga TBC merupakan langkah strategis memperluas edukasi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap bahaya penyakit yang masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat.

“Program ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan, deteksi dini, hingga pendampingan pasien agar penanganan penyakit menular tersebut semakin efektif,” papar Sri Ani, Senin (29/6/2026).

Baca juga: Anggota DPRD Kapuas Apresiasi Layanan CT Scan RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo

Upaya menekan angka kasus TBC, ujar Sri Ani, tidak bisa hanya mengandalkan para tenaga kesehatan. Dalam hal ini peran aktif masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, RT, hingga kelurahan menjadi elemen penting agar pencegahan dan pengobatan terhadap TBC bisa berjalan optimal.

Sri Ani menyebut, Kelurahan Siaga TBC dihadirkan untuk memperkuat sistem pemantauan di lingkungan masyarakat. Lewat program tersebut, warga yang memiliki gejala maupun risiko terpapar TBC dapat lebih cepat teridentifikasi sehingga pemeriksaan dan penanganan medis yang tepat bisa segera diberikan.

Kehadiran program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan sampai tuntas.

Baca juga: Tok! Rapat Paripurna Setujui Pemberhentian Ketua DPRD Banjarbaru

“Ini mengingat masih banyak pasien yang menghentikan pengobatan sebelum waktunya, yang mana berpotensi memicu penularan lanjutan dan memunculkan resistensi obat,” ucapnya.

Dia meminta masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif terhadap penderita TBC. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses penyembuhan pasien. Jangan sampai penderita TBC dijauhi atau dikucilkan oleh masyarakat, namun mereka membutuhkan dukungan agar disiplin menjalani pengobatan sampai tuntas sehingga tidak akan menularkan penyakit tersebut ke orang lain.

“Keberhasilan program Kelurahan Siaga TBC bergantung pada kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat dan seluruh warga, sehingga target eliminasi TBC di Kota Palangka Raya dapat terwujud,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca