DPRD Kota Palangka Raya
Wakil Rakyat Palangka Raya Apreiasi kehadirian Wahana Anti Narkoba Center
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kota Palangka Raya beikan apresiasi atas peresmian pusat rehabilitasi narkoba Wahana Anti Narkoba (WAN) Center oleh Pemerintah Kota Palangka Raya, Jumat (26/6/2026). WAN Center berlokasi di Jalan Karanggan, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, mengatakan kehadiran fasilitas rehabilitasi tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat upaya penanganan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan yang humanis, profesional, dan berkelanjutan.
“Berdirinya WAN Center sebagai bentuk kepedulian nyata masyarakat dalam mendukung pemulihan para korban penyalahgunaan narkoba,” ujar Dede, Sabtu (27/6/2026).
Baca juga: Kinerja PLN Terwujud dari Perkuat Keandalan Sistem Komunikasi Radio
Keberadaan pusat rehabilitasi mandiri tersebut menjadi solusi sekaligus harapan baru bagi mereka yang ingin bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara produktif.
Hadirnya pusat rehabilitasi tersebut merupakan solusi, sekaligus bukti nyata kepedulian berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan ruang pemulihan alternatif yang humanis dan profesional. Karena orban penyalahgunaan narkoba bukanlah musuh yang harus dikucilkan, melainkan perlu dirangkul, dipulihkan, dan diberikan kesempatan agar bisa memperoleh masa depan yang lebih baik.
“Kami berharap seluruh pengurus, tenaga medis, psikolog, serta konselor di WAN Center bisa menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan mengedepankan pendekatan secara kemanusiaan, para klien dapat kembali pulih dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” beber Dede.
Wakil rakyat Kota Palangka Raya ini menginginkan agar proses pemulihan berjalan optimal, terdapat tiga pilar utama yang harus menjadi fokus pelayanan di WAN Center.
Baca juga: Kinerja PLN Terwujud dari Perkuat Keandalan Sistem Komunikasi Radio
Pertama, rehabilitasi medis guna memulihkan kondisi fisik klien dari ketergantungan zat adiktif melalui proses detoksifikasi yang aman dan terpantau.
Kedua, rehabilitasi sosial dan spiritual untuk membangun kembali kesehatan mental, rasa percaya diri, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.
Ketiga, berupa pemberdayaan kemandirian melalui pelatihan keterampilan kerja juga sangat penting agar para klien memiliki kemampuan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat dan terhindar dari risiko penyalahgunaan narkoba kembali.
Baca juga: Tangis Sukacita Sambut 140 Haji HSU di Kampung Halaman
Pemberdayaan vokasional menjadi bekal penting agar mereka mampu mandiri secara ekonomi, memiliki masa depan yang lebih baik, sehingga tidak kembali terjerumus ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba.
“Kami mendukung sepenuhnya keberadaan WAN Center sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba,” pungkas Dede. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Minta Layanan RSD Idaman Tanpa Diskriminasi
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluHari Asyura di Banjarbaru, 435 Anak Yatim Terima Bingkisan dan Santunan
-
HEADLINE2 hari yang laluJanal Afnan Addani Terbaik Pertama Tahfiz 30 Juz Putera MTQN ke-37 Kalsel
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDua Pelajar Kapuas Raih Juara di Ajang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Kalteng 2026
-
HEADLINE3 hari yang laluKPK Geledah BPK Sumsel, Temukan Dokumen Manipulasi WTP Muara Enim
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluPLN Perkuat Sinergi dengan Industri Strategis, Dukung Sistem Kelistrikan Kalimantan


