HEADLINE
Gedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Landasan Ulin Timur di Jalan Trikora, Banjarbaru, segera dioperasionalkan Agustus mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua KMP Landasan Ulin Timur, Rochimin usai mengikuti zoom meeting peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Sabtu (16/5/2026) siang.
“Tadi peresmian operasionalisasi Koperasi Merah Putih tahap 1 utamanya di Pulau Jawa, kalau kita operasionalnya di tahap 2 bulan Agustus,” ujar Rochimin.
Baca juga: Prestasi Instan dan Matinya Integritas Mahasiswa

Sejumlah pejabat dari instansi mengikuti zoom meeting peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putijh, Sabtu (16/5/2026) siang. Foto: fahmi
Untuk sementara, pihak pengelola masih menjalankan kegiatan rutin di ruko lama. Setelah operasional resmi beralih ke gedung baru nanti, pengelola akan memindahkan rak-rak yang telah disiapkan sebelumnya ke gerai baru.
Saat ini, KMP Landasan Ulin Timur sudah menjalankan lima jenis gerai, diantaranya Gerai Sembako, Gerai LPG, Gerai Pergudangan, Gerai Klinik, Gerai Apotik, dan Gerai Pembayaran Uang Tunai Keliling.
Peserta KMP Landasan Ulin Timur hingga kini sudah mencapai 335 orang. Pengelola ingin mengembangkan usaha potensial di sekitar, namun terkendala dengan permodalan uang tunai yang belum bisa diakses.
Baca juga: Bupati Kapuas Resmikan Koperasi Merah Putih Desa Palingkau Asri

Ketua Koperasi Merah Putih Landasan Ulin Timur, Rochimin. Foto: fahmi
“Selama ini masih menggunakan simpanan anggota baik simpanan pokok dan simpanan wajib yang kita kelola,” pungkas Rochimin.
Sementara Dandim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya berkomitmen mendukung penuh percepatan dan operasional program KMP sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Target KMP di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru sebanyak 55 titik, rinciannya 49 titik di Kabupaten Banjar dan 6 titik di Kota Banjarbaru.
Baca juga: DPC PDI P Kapuas Menggelar Pelantikan Pengurus PAC
“Pembangunan bertahap, kalau secara total ada 310, tapi tidak dibangun satu-satu,” ungkap Prabujaya. Dia berharap KMP dapat bermanfaat untuk seluruh masyarakat, khususnya kalangan bawah.
“Kita ingin keadilan itu tidak hanya sekadar semboyan atau bunyi dalam undang-undang tapi bisa diaplikasikan sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden Republik Indonesia,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rahmaddin menyebut ada 546 pembangunan KMP yang masih dalam proses di Provinsi Kalsel.
“Di antara 546 koperasi tersebut, sudah ada 45 koperasi yang selesai pembangunan gerai fisiknya,” jelas Rahmaddin.
Baca juga: Musancab dan Pendidikan Politik Perkuat Konsolidasi PDI P Kapuas
Dinas Koperasi dan UKM Kalsel berharap program ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat. Pihaknya juga terus berkolaborasi dengan TNI dan Agrinas Pangan Nusantara guna memastikan proses berjalan sesuai regulasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Rahmaddin. Foto: fahmi
Selain itu, koordinasi dengan Kementerian Koperasi turut dilakukan untuk mengawasi jalannya program KMP sebagaimana amanat pemimpin Republik Indonesia.
“Kita mendukung sepenuhnya pelaksanaan yang melibatkan unsur koperasi, agar bisa melaksanakan visi misi Gubernur Kalsel yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui koperasi,” tandasnya.
Pemerintah Pusat Targetkan 30.000 KMP Terbangun di Agustus
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyebutkan, pemerintah menargetkan 30.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di bulan Agustus mendatang.
“Saat ini, progres KDMP ada 9.294 unit selesai dibangun dan ada 1.061 unit yang siap beroperasi. Target 30.000 KDMP selesai pada 16 Agustus 2026,” kata Zulhas.
Baca juga: Wasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
Kepala Satgas Percepatan Pembentukan KDMP ini menganggap program ini sebagai instrumen keadilan baik untuk ekonomi maupun desa Indonesia. Semangat ini sejalan dengan Pasal 33 Undang-Undang 1945 yang menyatakan kekayaan alam dikuasai negara digunakan semaksimal mungkin dalam memakmurkan rakyat.
“Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan menerima manfaat pembangunan,” tuturnya.
Dengan demikian, KDMP dari inisiasi Presiden Prabowo Subianto mampu menumbuhkan ekonomi dari bawah.
Di sisi lain, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan, 9.294 KDMP yang terbangun adalah sebuah prestasi yang mesti dibanggakan-hal ini menunjukkan bahwa Indonesia Adalah bangsa kuat tidak lagi lemah.
“Saya kira ini adalah prestasi bagi bangsa Indonesia, sangat jarang negara bisa membangun koperasi sebanyak ini,” ucap Prabowo.
Baca juga: Nobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
Dia menegaskan bahwa KDMP akan membangkitkan ekonomi desa karena mereka sudah memiliki kekuatan sendiri jadi tidak bergantung ke mana-mana lagi.
“Di koperasi ini ada sembako subsidi, tabung gas, kredit murah, apotek, obat murah, semua ini bisa didapatkan oleh rakyat Indonesia,” tuturnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: kk
-
Budaya3 hari yang laluPerjuangan Panjang Penghasil Kayu Manis dari Meratus, 6-7 Tahun Baru Panen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTurnamen Pickleball se Kalsel di Amuntai
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali





