HEADLINE
Pasang Trash Barrier Sungai, Upaya Tangani Sampah di Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kota Seribu Sungai memiliki Trash Barrier pertama yang merupakan buah pemikiran sekelompok pemuda dari Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (Ikmaban).
Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kota Banjarmasin itu mewujudkan ide mereka lewat program Aksi Bersama Atasi Sampah Ramah Terintegrasi (BANUA ASRI), di Sungai Veteran, Selasa (23/9/2025).
Kegiatan ini berkolaborasi bersama Human Initiative, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), dan sejumlah OKP lain di Kota Banjarmasin.
Baca juga: AirAsia Buka Penerbangan Internasional Langsung Kuala Lumpur – Banjarmasin, 4 Kali Sepekan

Ketua Ikmaban Periode 2024-2025, Muhammad Rianda.
Ketua Ikmaban, Muhammad Rianda menuturkan, inovasi ini merupakan persembahan pemuda untuk Hari Jadi k-499 Kota Banjarmasin.
“Hari ini momentum pemuda untuk memberikan suatu hadiah kepada Kota Banjarmasin berupa Trash Barrier,” kata mahasiswa yang akrab disapa Rianda ini.
Alat yang berfungsi sebagai penyaring sampah itu akan dipasang pada 5 titik sungai Kota Banjarmasin yakni di Jalan Veteran, Jalan A Yani, Teluk Dalam, Belitung, dan Saka Permai.
Rianda menyebut, ide Trash Barrier ini terinspirasi dari Pandawara Group yang lebih dulu melakukannya.
Baca juga: Maulid Nabi di Masjid Indrsari, Guru Tungkal: Berharap Jalur Khusus Syafaat Nabi di Akhirat

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love. Foto: fahmi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengapresiasi aksi positif dari para pemuda Kota Banjarmasin ini.
“Dengan adanya pemasangan Trash Barrier ini khususnya di Sungai Veteran kami sangat berterima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemuda Kota Banjarmasin,” ucapnya.
DLH Kota Banjarmasin berharap kegiatan semacam ini terus berkelanjutan dan pihaknya siap mendukung penuh. “Kita akan melihat hasil dari ini nantinya, apakah bisa diterapkan juga di sungai-sungai besar seperti Sungai Martapura,“ jelasnya.
Alive menekankan, aksi bersih-bersih lingkungan memang perlu dilakukan pemuda agar masyarakat bisa melihat bahwa mereka tidak tinggal diam dan berinovasi menjaga lingkungan Kota Seribu Sungai.
“Ini adalah pemasangan Trash Barrier pertama di Kota Banjarmasin, harapannya bisa jadi suatu inovasi bagaimana mengatasi sampah yang ada di sepanjang sungai kita,“ pungkasnya.
Baca juga: Sekolah Rakyat BLK Sungai Ulin Beroperasi, Mensos Gus Ipul Berbincang dengan Orangtua Siswa

Kepala Wilayah Human Iniative Kalimantan Timur, Yenni Kartika Dewi. Foto: fahmi
Sementara itu, Kepala Wilayah Human Iniative Kalimantan Timur, Yenni Kartika Dewi mengungkapkan, selain membantu aksi pihaknya turut merancang agar program ini mendapat dukungan dari banyak pihak.
Yenni menambahkan, kegiatan ini baru fase awal dari program yang nantinya dilanjutkan ke fase-fase berikutnya mulai dari penyadaran masyarakat terhadap lingkungan, infrastruktur, penguatan kelompok, hingga pemanfaatan penta helix.
“Penta Helix dalam hal ini tentu saja pemerintah terkait seperti DLH, PUPR. Lalu perusahaan sebagai sektor privat yang memiliki penyaluran dalam program TJSL dan CSR yang nantinya berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan,” terangnya.
Dalam kunjungan ke Kota Banjarmasin, pihaknya akan mendatangi beberapa stakeholder penting lainnya agar program ini mendapat dukungan dan saling bersinergi. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMerajut Silaturahmi DPC PDIP Kapuas Buka Puasa Bersama
-
HEADLINE2 hari yang laluART Bupati Fadia Arafiq Disulap Jadi Dirut, Tugasnya Ambil Duit
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Wiyatno Safari Ramadan di Desa Batanjung
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPolres Kapuas Siapkan Pengamanan Lebaran
-
kampus23 jam yang laluMaju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Bagikan Santunan bagi Anak Yatim

