HEADLINE
PBB Dinaikkan, ‘Solusi’ Pemerintah Daerah Akibat Efisiensi APBN
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menyoroti kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Pati yang berujung pada penggunaan hak angket DPRD untuk memakzulkan Bupati Pati Sudewo.
Rifqi menjelaskan, kebijakan tersebut berkaitan dengan rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) hampir di semua provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia, yang membuat pemerintah daerah bergantung pada transfer dana dari APBN.
“Ketergantungan ini membuat daerah kelabakan saat APBN mengalami efisiensi dan refocusing anggaran untuk program strategis pemerintah. Sebagai solusi, sejumlah kepala daerah menaikkan pajak daerah untuk meningkatkan PAD,” papar politisi Nasdem ini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/8/2024).
Baca juga: Meriahkan HUT Ke-80 RI, Pemkab HSU Gelar Lomba Gerak Jalan Antar SKPD
Namun, kebijakan itu dinilai tidak populer di tengah kondisi ekonomi daerah, regional, bahkan nasional yang sedang bergejolak. Akibatnya, langkah tersebut memicu kritik publik dan ketegangan politik di daerah.
Di Pati, kenaikan PBB P-2 menjadi salah satu pemicu DPRD membentuk panitia khusus hak angket terhadap Bupati Sudewo, yang berpotensi berujung pada pemakzulan. (Kanalkalimantan.com/beritasatu)
Editor: kk
-
HEADLINE1 hari yang laluUdara Palangka Raya Disebut Normal, Warga: Coba Berkantor Sebulan di Sini
-
Kalimantan Selatan8 jam yang lalu11 Korban Kapal Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan
-
HEADLINE2 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
HEADLINE3 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi
-
Kota Palangkaraya3 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri


