Kota Banjarmasin
DPRD Banjarmasin Rancang Pengetatan Seleksi Tenaga Kerja Luar Daerah
BANJARMASIN, DPRD Banjarmasin akhirnya menunda penggodokan finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal. Hal ini lantaran pihak eksekutif tidak hadir dalam pembahasan tersebut.
“Khususnya bagian pihak hukum dan perundang-undangan tidak hadir, maka terpaksa kita tunda pembahasannya. Padahal ini sudah materi akhir atau finalisasi,” kata Ketua Panitia Khusus Raperda tersebut Mursyid di gedung DPRD Kota Banjarmasin.
Penggodokan Raperda ini sudah sampai tahap akhir. Sebelumnya, pihak eksekutif telah melakukan konsultasi ke Kementerian Ketenagakerjaan. Dan hasilnya, tidak ada batasan penyerapan tenaga kerja dari luar daerah. Karena jika ada batasan, hal itu bertetangan dengan peraturan kementerian yang sudah ditetapkan. “Karena ini bersifat multinasional, dimanapun tidak ada batasan,” katanya dilansir Antara.
Aturan tersebut lanjutnya, tidak lain untuk mengakomodasi, agar tenaga kerja lokal dapat bersaing dengan tenaga kerja luar daerah. Artinya penyerapan tenaga kerja luar daerah nantinya akan lebih selektif. “Mana saja yang diperlukan, itu yang lebih diutamakan,” katanya.
Dalam Raperda tersebut juga akan ada aturan, bahwa setiap perusahaan terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan pihak pemerintah kota dalam hal penyerapan tenaga kerja. Mursyid menambahkan, perlindungan dan penempatan tenaga kerja lokal di Banjarmasin belum dilaksanakan secara optimal. Sehingga perlu ada aturan yang bertujuan membina, mengawasi dan menata sistem ketenagakerjaan lokal di Banjarmasin.
“Di sisi lain kita ingin perekonomian berjalan dengan baik dan menginginkan tenaga kerja lokal di Banjarmasin dapat diserap lebih banyak, agar masalah pengangguran dapat teratasi. Supaya menjadi satu kesatuan, maka kami buat Raperda ini,” jelasnya.(cel/ant)
Editor : Chell
-
Bisnis1 hari yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluSDA Kalsel Dikuras, Kerusakan Lingkungan Diabaikan
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Kapuas24 jam yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Tindaklanjuti Kondisi Rumah Zainab Warga Lok Buntar




