Ekonomi
Ragam Produk Kerajinan Tangan HSU Tampil di Kalsel Expo 2024
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kalsel Expo 2024 kembali digelar di kawasan lapangan dr Murdjani Banjarbaru 18 hingga 22 September 2024. Ajang Kalsel Expo ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam Kalsel Expo kali ini, berbagai produk unggulan dari hasil kerajinan tangan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) turut ditampilkan bersama produk kerajinan dari daerah lain se Kalimantan Selatan.
Baca juga: Jambret Tarik Tas Ibu, Bayi 3 Bulan Dalam Gendongan Meninggal Dunia

Menurut Rudy Trianda, Kasubag Umum Setda HSU yang ditemui di area Kalsel Expo di kawasan lapangan dr Murdjani Banjarbaru mengatakan bahwa untuk pelaksanaan Kalsel Expo kali ini Pemkab HSU bersama Dekranasda HSU turut serta dengan daerah lain untuk meramaikan gelaran tahunan yang secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Propinsi Kalimantan Selatan Hj Raudatul Jannah.
Dengan menampilkan berbagai produk hasil kerajinan tangan yang dibikin langsung oleh pengrajin di Kabupaten HSU.
Baca juga: Tiga Paslon Pilwali Banjarmasin Belum Lapor Rekening Khusus Dana Kampanye

Di antaranya kerupuk haruan dan aneka makanan khas Amuntai lainnya, selain itu ada juga tas dari anyaman rotan merah, dan kain sasirangan.
Rudy berharap dengan keikutsertaan dalam Kalsel Expo 2024 dapat membuka jalur pemasaran dan mengembangkan hasil produk di luar HSU. (Kanalkalimantan.com/rls)
Reporter : rls
Editor : kk
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluSetelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total
-
HEADLINE2 hari yang laluVonis 12 Tahun ‘Penjagal’ Mahasiswi ULM, Lebih Ringan dari Tuntutan
-
Kabupaten Banjar1 hari yang lalu2 Pelajar Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP Se-Kalimantan Selatan
-
HEADLINE2 hari yang laluSolar Langka di Kalsel Sopir Truk Menderita, Dilarikan ke Tambang
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluPTAM Intan Banjar Sesuaikan Jam Kerja Kantor Pelayanan, Ini Penjelasannya
-
HEADLINE3 hari yang laluSekolah Jurnalisme Warga: Masyarakat Adat Meratus Bersuara Nasib Mereka





