Kota Banjarmasin
Beri Keamanan dan Kenyamanan Pemudik, Pelindo III Bangun Posko Keamanan Terpadu
BANJARMASIN, Guna meningkatkan pengamanan pelabuhan Pelindo III Banjarmasin membentuk Posko pengamanan terpadu di pelabuhan penumpang Trisakti Banjarmasin. Hal tersebut sebagaimana disampaikan General Manajer Pelindo III Banjarmsin, Recky Julius Uruilal, Rabu (6/6).
Julius mengatakan, pembentukan tim pengamanan dan Posko terpadu tersebut telah berkoordinasi dengan Polda Kalsel, TNI, Dishub, tim kesehatan dan seluruh pihak terkait lainnya. “Tim terpadu yang mulai diberlakukan besok, akan bekerja untuk meningkatkan pengamanan dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang ingin mudik ke berbagai daerah, dengan angkutan kapal laut,” katanya.
Julius mengungkapkan, Posko tersebut juga sebagai upaya mempermudah calon penumpang, untuk mendapatkan informasi keberangkatan kapal dan lainnya. Rata-rata tambah dia, penumpang kapal laut berasal dari berbagai daerah di Kalsel, sehingga sebagian besar para penumpang akan beristirahat di pelabuhan, untuk beberapa saat, sambil menunggu keberangkatan kapal.
Sehingga, kesiapan tim kesehatan, juga sangat penting untuk mengantisipasi adanya penumpang yang sakit akibat kelelahan, setelah perjalan jauh dan kemungkinan lainnya. Selain itu, tambah dia, Pelindo juga telah mempersiapkan berbagai fasilitas untuk membantu calon penumpang melepas penat dan lelah selama perjalanan.
Saat ini fasilitas di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sudah cukup memadai, bahkan terminal penumpang kapal, kini layaknya terminal penumpang pesawat di Bandara Syamsudin Noor. Terkait dengan peningkatan jumlah penumpang, tamnah Julius, saat ini memang mulai terjadi peningkatan, tetapi belum terlalu signifikan.
“Banyak calon penumpang yang kini memilih mudik dengan pesawat, karena harga tiket yang relatif terjangkau, biasanya peningkatan penumpang kapal laut, bakal naik pada H-7 leberan,” katanya dilansir Antara.
Sebelumnya, Julius memperkirakan kenaikan jumlah penumpang kapal pada Lebaran Idul Fitri 1439 cukup signifikan, bahkan bisa mencapai 10 persen dibanding jumlah penumpang Idul Fitri 2017. Perkiraan tersebut berdasarkan kondisi ekonomi Kalimantan Selatan yang mulai membaik sejak akhir 2017, yang ditandai dengan mulai menggeliatnya sektor tambang dan perkebunan.
Diperkirakan, pada saat lebaran, tenaga kerja yang akan pulang kampung juga bertambah banyak. Biasanya, saat jumlah penumpang tinggi, maka harga tiket pesawat juga akan ikut naik, sehingga satu-satunya alternatif untuk angkutan mudik adalaha kapal laut.
Saat ini, jumlah kapal roro sebelumnya hanya sekitar 100 orang perhari, kini mulai naik menjadi sekitar 150-200 orang per hari. Mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang tersebut, tambah dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
“Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, bila saat ini dalam satu hari terdapat dua kapal yang berangkat, maka menjelang lebaran, mulai H-7 jumlah kapal yang berangka bisa menjadi empat kapal perhari,” katanya.(ammar/ant)
Editor :Cell
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga2 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah
-
HEADLINE18 jam yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan





