HEADLINE
Perempuan Tenggelam di Dermaga Pasar Lima Banjarmasin, Warga Sempat Lihat Linda Melambai
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang perempuan tenggelam di Sungai Martapura kawasan dermaga Pasar Baru Kota Banjarmasin, Kamis (30/11/2023) siang.
Perempuan itu diketahui bernama Linda berusia sekitar 30 tahun. Linda merupakan warga yang bermukim sekitar dermaga Pasar Baru atau sering disebut Pasar Lima.
Perempuan yang sudah bersuami tersebut dikabarkan tenggelam sekitar pukul 13.30 Wita disekitar ruas sungai Martapura.
Baca juga: Tiga Lelaki Mabuk Keroyok Penjual Durian di Kelayan Dibekuk Polisi
Seorang pedagang warung di sekitar dermaga Pasar Baru, Juamiati siang setelah Zuhur itu ia mengaku sempat melihat kepala dan tangan Linda berada di sungai.
Saat itu, posisi Linda disebutnya terbawa arus air, sambil melambai-lambaikan tangan seperti meminta tolong. Posisi kejadian tepat di depan warungnya yang berada di bantaran Sungai Martapura.

Jumiati, saksi yang melihat Linda lambaikan tangan saat tenggelam di Sungai Martapura. foto: rizki
“Tiba-tiba ada larut (terseret air) di sini, tangannya melambai-lambai,” ungkap Jumiati sambil memperagakan yang ia lihat.
Kemudian beberapa meter setelah kepala dan tangan Linda timbul tenggelam, setelah itu Jumiati mengaku tidak lagi melihatnya.
Setelah melihat seorang tersebut tenggelam, ia dan adiknya yang juga berada di lokasi dikatakan sempat teriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Baca juga: BPBD Banjar Gelar Apel Siaga Bencana
Namun, saat itu dikatakan suasana sedang sunyi dan tidak ada warga di sekitar dermaga. Sehingga Linda yang tenggelam tidak sempat diselamatkan dan sampai saat ini belum ditemukan.
Linda sendiri dikatakan Jumiati sehari-hari bekerja di Pasar Baru, namun dirinya jarang melihat perempuan tersebut berada atau mandi di dermaga.
“Dia biasa cari bawang-bawang yang jatuh di pasar,” ungkapnya.

Sementara itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Polairud Polresta Banjarmasin, Basarnas dan relawan gabungan berdatangan ke lokasi untuk melakukan proses pencarian.
Dua buah speed boat milik Polairud dan dua buah perahu karet milik BPBD Banjarmasin nampak terlihat bersiaga di lokasi.
Beberapa warga sekitar juga terlihat memadati dermaga. Suami Lindaterlihat hanya bisa termenung sambil sesekali memandangi sungai lokasi istrinya tenggelam.
Baca juga: Kutuk Penindasan ke Palestina, MUI Kalsel Imbau Masyarakat Tak Beli Produk Pro Israel
Menurut penuturan anggota BPBD Banjarmasin yang berada di lokasi pencarian, proses pencairan akan dilakukan dengan metode penyelaman.
Metode itu dianggap lebih efektif jika dibandingkan hanya menyisir permukaan menggunakan speed boat.(Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluPembangunan Markas Kodam Lambung Mangkurat Dimulai
-
HEADLINE2 hari yang laluDPRD Kalsel Bahas Sengketa Tanah Sidomulyo 1: Warga Tak Puas, TNI AD Kukuh Kepemilikan
-
Bisnis2 hari yang laluMuscab VII Hipmi Banjarbaru, Sigap Posisikan Potensi Ekonomi Ibu Kota
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluKejar Perekaman e-KTP 90 Persen, Disdukcapil Kapuas Aktifkan Kembali Jarkomdat
-
Kota Banjarbaru3 hari yang lalu183 Calon Haji Banjarbaru Dilepas Menuju Asrama
-
Budaya1 hari yang laluBincang Kreatif Seni Pertunjukan di Banjarmasin, Karya Kuat Lahir dari Riset dan Pengalaman





