Kota Banjarmasin
Bersama Berdoa Minta Diturunkan Hujan, Guru Ilham: Perbanyak Instrospeksi Diri dan Memohon Ampun
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ratusan masyarakat khusuk melaksanakan shalat istisqa di lapangan terbuka Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kamis (14/9/2023) pagi.
Pelaksanaan shalat sunah secara berjamaah itu diimami KH Ilham Humaidi dan dilanjutkan dengan penyampaian dua kali khotbah.
Dalam khotbahnya, Guru Ilham –sapaan akrab KH Ilham Humaidi- mengajak kepada seluruh jemaah untuk memperbanyak instrospeksi diri dan memohon ampun kepada Yang Maha Kuasa.
Dalam khotbahnya ia juga menukil salah satu potongan surah Ar Rum ayat 41. Ayat tersebut menjelaskan tentang kerusakan alam akibat ulah tangan manusia.
Baca juga: Tiga Hari Kobaran Api Hutan Semak Belukar di Abumbun Jaya
“Tidaklah bala malapetaka yang diturunkan oleh Allah melainkan akibat dari sebuah dosa yang kita lakukan, dan bala tersebut tidaklah diangkat melainkan dengan kita kembali kepada-Nya,” sebut Guru Ilham saat menyampaikan khotbah.
Shalat istisqa adalah shalat sunnah yang dianjurkan (sunnah muakkad). Shalat istisqa biasa dikerjakan saat musim kemarau untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Al-Istisqa sendiri artinya adalah meminta curahan air penghidupan (thalab al-saqaya).

Ketua Badan Pengelolaan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, H Darul Quthni. Foto: rizki
Sementara itu, Ketua Badan Pengelolaan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, H Darul Quthni mengatakan, shalat istisqa digelar sebagai bentuk permohonan agar diturunkan hujan di tengah musim kemarau saat ini.
Baca juga: Kembangkan Transisi Energi, PLN Kembali Kirim Pegawai Belajar Ke Luar Negeri
“Kita mencontoh zaman Rasulullah, berkali-kali beliau melaksanakan ketika kemarau, ini bentuk ikhtiar manusia,” kata H Darul Qutni.
Dengan dilaksanakannya salat istisqa dan doa bersama, ia berharap hujan segera turun untuk membasahi Bumi Lambung Mangkurat yang sedang dilanda kemarau.
“Kita berdoa, mudah-mudahan permohonan kita (minta hujan) dikabulkan, juga diampuni segala dosa-dosa kita,” harapnya.
“Roh kegiatan atau shalat minta hujan ini adalah kita mengembalikan diri kita untuk minta ampun terhadap dosa yang pernah kita lakukan, sebaik-baik orang yang berdoa adalah minta ampun kepada Allah SWT,” pungkasnya.
Baca juga: Hutan Galam di A Yani Km 17 Gambut Terbakar, Bikin Panik Warga Komplek Garuda Sakti
Shalat Istisqa di lapangan terbuka Masjid Sabilal Muhtadin juga diikuti Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Ia yang duduk di shaf pertama bersama beberapa tokoh lainnya terlihat khusuk mengikuti shalat dan mendengarkan khotbah.
Usai mengikuti shalat istisqa, Paman Birin -Sebutan Akrab Gubernur Sahbirin Noor- hanya mengatakan jika tujuan pelaksanaan shalat istisqa kali ini sebagai bentuk ikhtiar meminta diturunkan hujan. “Kita berdoa semoga diturunkan hujan,” katanya singkat. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
Budaya2 hari yang laluTiupan Kuriding Julak Larau dari Pinggir Sawah ke Panggung Musik
-
DPRD BANJARBARU3 hari yang laluKetua DPRD Banjarbaru Silaturrahmi ke Ketua PN dan Kajari Banjarbaru
-
DPRD Kapuas3 hari yang laluGangguan Pasokan Listrik, Ketua DPRD Kapuas Minta PLN Berikan Kompensasi
-
HEADLINE4 jam yang laluTiga Polisi Korban Penggerebekan Narkoba di Katingan, Dua Jasad Ditemukan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Komitmen Optimalkan Potensi Perikanan Dukung Swasembada Pangan
-
Kalimantan Selatan12 jam yang laluHSU Calon Tunggal Tuan Rumah Porprov XIII 2029


