DPRD BARITO KUALA
Wakil DPRD Batola Kritik Aksi Penurunan Stunting Jangan Sebatas Seremonial dan Formalitas
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Kader Partai Gerindra Batola Arfah, kritik aksi penurunan stunting di Batola yang dibungkus dalam acara rembuk stunting belum lama tadi, agar jangan jadi acara seremonial belaka dan sebatas formalitas.
Wakil Ketua DPRD Batola ini juga meminta kegiatan intervensi sebaiknya dilaksanakan secara terus-menerus dan berlanjut. Sehingga dapat menurunkan angka stunting, terlebih di 2024 ada target penurunan hingga 14 persen.
“Jangan secara seremonial dan sebatas formalitas,” katanya.
Baca juga: Besok PAM Bandarmasih Sambung Pipa, Tiga Kecamatan di Banjarmasin Bakal Seret Air
Selanjutnya, Arfah mengingatkan tentang pentingnya melibatkan tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk mendukung aksi percepatan penanganan kasus anak stunting.
“DPRD dalam hal ini sebagai mitra pemerintah daerah siap mendukung legislasi, regulasi atau pun aturan sebagai instrumen pendukung untuk aksi penurunan stunting tersebut,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : KK
Editor : KK
-
HEADLINE3 hari yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWarning Wali Kota Banjarbaru soal Pungutan di Sekolah
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluTema Hari Kebangkitan Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan kepada Korban Angin Kencang di Gudang Hirang
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluCamat Kapuas Murung Hadiri Pelantikan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDialog Kebangsaan dan Kerukunan di Kapuas, Merawat Toleransi Menjaga Persatuan





