Kalimantan Selatan
Sofa dari Kalsel Yakin Masuk Semi Final Cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah MTQ Nasional XXIX
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXIX di Kalimantan Selatan memasuki babak penyisihan kedua, di Gedung Serbaguna ULM Banjarbaru yang diikuti ke 34 perwakilan provinsi.
Babak penyisihan pertama lomba KTI telah berlangsung pada Kamis (13/10/2022) untuk putera dan Jumat (14/10/2022) untuk puteri. Selama babak penyisihan para peserta memakai tema moderasi beragama, akan memasuki babak semi final.
Kafilah Kalsel, Sofa Halisa mengatakan, dalam penyisihan KTI ini menurutnya lawan terberat dari Pulau Jawa dan Kalimantan Barat.
“Kalau penilaian itu tergantung dari Dewan Hakim, soalnya banyak peserta lain juga mencurahkan seluruh kemampuannya di cabang lomba ini,” kata Sofa.
Dibeberkan Sofa, hari Sabtu (15/10/2022), pengumuman babak penyisihan akan dilakukan pada pukul 20.00 Wita dan besok akan diselenggarakan semi final.
“Kalau masuk semi final membuat 1 karya tulis ilmiah lagi, yakin insyaallah bisa masuk ke semi final,” ungkapnya.
Lanjut Sofa, jika dirinya masuk semi final besok dirinya telah mempersiapkan diri untuk tema berikutnya.
Cabang Lomba KTI perwakilan Kalsel di MTQ Tingkat Nasional ke XXIX untuk puteri diwakili Sofa Halisa dan putera diwakili Ahmad Sholahuddin.
Sementara itu, Kordinator Lomba KTI, Muhammad Fadhil Mansyur mengatakan, dalam babak semi final nanti, kata Fadhil, akan diikuti oleh 12 peserta terdiri dari enam peserta putra dan enam putri yang kembali berlomba pada Minggu (16/10/2022) untuk bisa masuk ke babak final yang dijadwalkan Senin (17/10/2022) mendatang.
“Pada babak semi final peserta kembali membuat dua karya ilmiah, lalu pada babak final mereka wajib mempresentasikan tulisan yang sudah mereka buat,” ujarnya.
Adapun dua tema karya ilmiah yang dibuat untuk bisa sampai ke babak final. Pertama dengan tema besar moderasi beragama untuk babak penyisihan, dan tema pemberdayaan ekonomi umat pada babak semifinal.
Kemudian, karya tersebut akan dinilai sembilan Dewan Hakim yang dibagi menjadi beberapa penilaian.
“Masing-masing tiga orang menilai bobot dan materi, kaidah gaya bahasa dan organisasi pesan,” ungkapnya.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMemecah Kemacetan Ibu Kota, Pemko Banjarbaru Bangun Jalan Lingkar Selatan 43 Km
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se Kalteng
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluEdukasi Pelajar PLN UPT Pontianak Cegah Gangguan Listrik dari Layang-layang
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPUPR Kalsel Tambah Rambu dan Perbaiki Geometrik Jalan Banjarbaru – Batulicin
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluPLN UPT Banjarbaru Semangati 60 Anak Pejuang Kanker di RSUD Ulin
-
HEADLINE3 hari yang laluSuhu Udara Kalsel Bisa Sentuh 23 hingga 35 Derajat Celsius


