Kabupaten Hulu Sungai Utara
Loka POM HSU Pastikan Semua Vaksin Aman
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menjamin semua vaksin aman, berkhasiat, bermutu, serta memastikan selalu pengujian terhadap semua vaksin yang masuk ke Indonesia.
Hal ini diungkapkan Kepala Loka POM HSU Bambang Hery Purwanto, saat menjadi narasumber pada dialog interaktif yang digelar Diskominfosandi HSU, Selasa (1/3/2022) malam.
“Secara prinsip jika vaksin itu sudah mendapatkan izin Emergency Use Authorization (EUA) atau telah diberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergensi maka vaksin itu sudah aman,” ucap Bambang Hery Purwanto.
Dirinya menyebut sampai saat ini BPOM juga terus mengawasi jalannya program vaksinasi agar berjalan lancar dan aman melalui kegiatan pengawasan mutu dan pemantauan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Baca juga: Tumenggung Jalil, Pejuang Banua Difilmkan dalam “Kaminting Pidakan”
“Setelah diberikan EUA, tentu di sini BPOM juga memantau keamanan dari vaksin kepada masyarakat, hingga saat ini yang terpantau terjadinya KIPI ini kecil kemungkinan terjadi, dan tentu pada saat divaksin kita juga tidak boleh dalam kondisi cemas atau kurang sehat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSU, KH Said Masrawan mengungkapkan, berdasarkan Fatwa MUI Nomor 4 tahun 2016 tentang imunisasi atau vaksinasi adalah hal yang baik sebagai bentuk usaha ataupun ikhtiar yang dianjurkan oleh agama.

“Dalam Al Qur’an, ketika kita sedang terancam dengan sesuatu hal yang tidak baik pada diri kita, baik itu keluarga ataupun masyarakat sehingga kita diharuskan menghindarinya, dalam hadist juga disebutkan ketika Allah SWT menurunkan penyakit, maka Allah SWT juga akan menurunkan obat dalam hal ini adalah vaksinasi,” terangnya.
Dalam rekomendasi fatwa tersebut hendaknya pemerintah menyediakan atau menjamin tersedianya vaksin yang halal, adapun MUI melalui Fatwa Nomor 2 tahun 2021 salah satu jenis vaksin yaitu sinovac yang telah disimpulkan sebagai produk vaksin yang aman suci dan halal.
“Pemerintah hendaknya menyediakan dan menjamin ketersediaan vaksin yang halal, hal ini dilakukan untuk menentramkan atau menenangkan hati umat Islam dalam melaksanakan vaksinasi,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE1 hari yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah





