Kabupaten Hulu Sungai Utara
DPPKB HSU Gelar Ekspose Grand Design Pembangunan Kependudukan
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan ekspose penyusunan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) tahun 2021, di gedung Agung, Senin (20/12/2021).
Ekspose ini dilatarbelakangi perlunya perhatian khusus dari semua pihak agar dapat menangani tingginya jumlah penduduk yang tidak seimbang.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Ramlan menyebutkan saat ini Indonesia berada di posisi empat jumlah penduduk terbanyak setelah China, India, Amerika Serikat.
“Oleh karena itu, diperlukan adanya perhatian khusus dari semua elemen dan lintas terkait tentang penanganan tingginya jumlah penduduk, 50 persen pendudukan ada di Jawa dan Bali. sementara di daerah lain seperti di Kalimantan masih relatif kecil penduduknya,” jelas Ramlan.
Baca juga: Fenomena Rumah Ambruk di Banjarmasin, Pakar: Saatnya Belajar Kearifan Arsitektur Lokal!
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tercatat jumlah penduduk sebanyak kurang lebih 4 juta jiwa, dimana Provinsi Kalsel berada di peringkat tujuh dengan jumlah penduduk terbanyak tingkat nasional.
Sementara itu, Plt Bupati HSU Husairi Abdi memberikan apresiasi dengan kegiatan penyusunan dokumen grand design pembangunan kependudukan ini guna mewujudkan penduduk yang seimbang dan keluarga berkualitas.
GDPK merupakan perencanaan segala bidang untuk menciptakan kondisi ideal perkembangan kependudukan dengan daya dukung lingkungan dan memenuhi kebutuhan generasi sekarang, guna menunjang kehidupan bangsa.
Husairi menambahkan, selain sebagai alat rujukan kebijakan kependudukan, GDPK juga sebagai perencanaan percepatan pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Hulu Sungai Utara.
Baca juga: Kekenyangan Usai Makan Berat, Ini Tips Agar Tidak Begah
Plt Bupati HSU ini menjalaskan lima pilar dalam grand design pembangunan kependudukan. Pertama, pengendalian kuantitas penduduk.
Kedua, peningkatan kualitas penduduk. Ketiga, pembangunan keluarga yang berkualitas. Keempat, penataan persebaran, pengerahan mobilitas penduduk dan yang kelima, penataan administrasi kependudukan.
“Karenanya harapan kita semua, adanya penyusunan grand design pembangunan kependudukan yang sudah dilakukan di Kabupaten Hulu Sungai Utara, dapat lebih terencana dan terarah untuk menciptakan kondisi ideal kependudukan,” ujarnya.(kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
HEADLINE3 hari yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga1 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
OPINI3 hari yang laluPrestasi Instan dan Matinya Integritas Mahasiswa
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN





