kriminal banjarbaru
Gegara Temuan Ponsel Pintar di Terminal BRT, Emak-emak Ini Dijemput Polisi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Temukan smartphone di terminal Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula, Banjarbaru, seorang emak-emak malah masuk bui.
Bagaimana tidak, benda bukan milik pribadi temuan itu tidak dikembalikan ke pemiliknya. Emak-emak ini malah menjual sebuah smartphone merk Iphone 12 yang ditemukannya di terminal Bus Rapid Transit (BRT).
Pelaku adalah ER, berhasil diamankan anggota Polsek Banjarbaru Kota di kediamannya Jalan Gerilya, Gang Harapan Mulia RT 21, RW 03, Kelurahan Kelayan Timur, Kota Banjarmasin.
“Iphone 12 tersebut dijual ke seseorang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp 2 500.000,” ujar Kapolsek Banjarbaru Kota, AKP Shofiyah, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Jokowi ke Kalsel: Resmikan Pabrik Biodiesel di Tanbu, Baru ke Jembatan Alalak
Kapolsek Banjarbaru Kota menjelaskan, mulanya korban berada di terminal bus BRT di Simpang Empat Banjarbaru meletakkan handphonenya di kursi.
Ketika pergi, pemilik lupa membawa smartphonenya yang diletakkan di kursi terminal BRT Banjarbakula tersebut. Belakangan, telepon pintar itu ditemukan oleh ER.
Melihat telepon pintar Iphone 12 tertinggal di kursi terminal bus BRT Banjarbakula, ER langsung mengambilnya.
Merasa tidak ada di tangan, pemilik langsung kembali ke tempat dimana meninggalkan smartphone tersebut, namun sudah tidak ada.
“Sempat beberapa kali mencoba menghubungi, ternyata ER sengaja tidak mengangkat dan malah mematikan perangkat pintar tersebut,” kata AKP Shofiyah.
Baca juga: Wawali Wartono: Kami Ingin UMKM Dibantu Pasarkan Produk di Ritel Modern
ER bakal dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. Sementara itu, korban mengalami kerugian sekitar 14 juta. (kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus2 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
-
HEADLINE13 jam yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus





