Kota Banjarmasin
Wali Kota Ibnu Sina Kena Julid Warganet, “Ulun Ading Basit, Kw Kah Lewat Jembatan Pak”
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gegara viral video konvoi Motor Gede (Moge) dan password ‘Ading Basit’ melintas di Jembatan Sei Alalak yang belum resmi dibuka, menuai banyak kritikan warga.
Uneg-uneg kekecewaan pun akhirnya disampaikan warga di berbagai linimasa media sosial.

Seperti yang ditulis melalui akun Instagram @lihin****t mengatakan “ramii tambahee lagii bawaa batanang imbah nya lobi kuat nih”.
Baca juga: VIDEO FULL: Viral Password ‘Ading Basit’ Jembatan Sei Alalak, BBPJN: Belum Dibuka Untuk Umum
“Nyaman ny ail ah lewat, imbah masyarakat am .. bakajal2 kmi be jam2 tasandan” imbuh akun Instagram @ari*****ovi181.
Akun instagram @am****oy9 menuliskan kekecewaanya saat melihat video tersebut “nyamannya lewatnya kda Bedosa, ulun hari2 bepatak di macet lwt jembatan alalak 2, ini Moge dibolehkan lewat,” tulisnya
Hal yang sama ditulis oleh @ha***_24 “namanya gin Indonesia, Buhan urang nang sugih dahulu diprioritaskan, imbah tu hanyar rakyat jelata. Ckuakzz,” ungkapnya.
@zuhd*****anya menuturkan “Nasib ja yg tiap minggu jalan sungai tabuk offroad kdang tapamalam krna jlan rusak parah, dasar kd adil!” tulisnya.
Sementara itu akun Instagram Wali Kota Banjarmasin @ibnusina.official juga diserang kejulidan mengenai viral Jembatan Sungai Alalak yang ditulis @fai****elly “Ulun ading basit, kw kah lewat jembatan pak” tulisnya.
Perlu diketahui bahwa peresmian Jembatan Sei Alalak belum dilaksanakan, bahkan belum tahu kapan akan dioperasionalkan alias dibuka untuk umum. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : kk
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
Olahraga2 hari yang laluMusprov Luar Biasa Kormi Kalsel Digelar
-
DPRD KAPUAS1 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Mendorong Penanganan Kawasan Kumuh
-
HEADLINE2 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September


