Connect with us

Sepak Bola

900 Suporter PSS Sleman Diciduk, Kapolresta: Internal Selesaikan di Sleman Jangan di Solo!

Diterbitkan

pada

Ratusan suporter PSS Sleman diciduk aparat kepolisian usai hendak demo di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/10/2021). [ist]

KANALKALIMANTAN.COM, SURAKARTA – Ratusan suporter dari PSS Sleman diciduk kepolisian dari Polresta Solo saat akan melakukan demo di Stadion Manahan, Jumat, (23/10/2021) malam.

Saat aksi itu terjadi, PSS sedang bertanding melawan Barito Putera dalam lanjutan BRI Liga 1 dan menang 3-2.

Hal itu tersebut diutarakan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat berada di Lokasi.

“Jadi tadi ada pertandingan bola antara PSS Sleman dan Barito Putra di Stadion Manahan Solo. Kami telah mengantisipasi pengamanan pengerahan suporter kedua kesebelasan,” kata Ade Safri kepada awak media.



 

Baca juga : Kalah 3-2 dari PSS Sleman, Barito Putera Kian Terbenam di Zona Merah

Selain itu, disaat polisi melakukan patroli serta penyekatan untuk pengamanan, petugas menjumpai ratusan suporter dari PSS Sleman yang datang dari dua arah yakni simpang Faroka dan Tugu Makutho, Kecamatan Laweyan, Solo.

“Di perbatasan Makutho dan Faroka, petugas menjumpai massa dari PSS Sleman yang ingin konvoi memasuki Wilayah Solo berjumlah 600 dan 300 orang berboncengan bermotor,” ungkap Ade.

Namun tambah Ade, saat petugas mencoba menghalau massa tersebut, mereka melakukan tindakan perlawanan dengan melempari batu kepada Petugas Polisi.

“Mereka sempat melakukan perlawanan dengan melempari batu ke petugas. Namun demikian petugas tetap menghalau dan membubarkan menggunakan gas air mata dan akhirnya mereka putar arah dan kembali ke Sleman,” tegasnya.

 

Baca juga : Babak I Barito Putera Vs PSS Sleman, Skor Sementara 2-1

Dari investigasi yang didapatkan, Ade memaparkan jika ratusan suporter tim Super Elang Jawa hendak menggelar demo tim kesayanganya.

“Informasi yang kami dapat memang ada masalah dengan internal manajemen. Kalau itu ya selesaikan di Sleman jangan dibawa-bawa ke Solo,” paparnya.

Mantan Kapolres Karangannyar ini juga menjelaskan, bahwa pertandingan PSS Sleman melawan Barito Putra tersebut berlangsung tanpa penonton karena situasi masih pandemi Covid-19.

“Ini sudah kita sosialisasikan sebelumnya. Kepada masing masing koordinator suporter untuk tidak mengerahkan massa ke Stadion Manahan. Jadi cukup disaksikan dirumah saja,” tegas Ade. (Suara.com)

 

Editor : Suara


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->