Connect with us

Kabupaten Banjar

19 Tahun Tak Direhab, Pustu Pasar Jati Nampak Kumuh

Diterbitkan

pada

Pustu yang kondisinya memprihatinkan di desa Pasar Jati, Astambul Foto: rendy

MARTAPURA, Puskesmas Pembantu (Pustu) yang digunakan masyarakat pedesaan untuk berobat di Desa Pasar Jati Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar nampak kumuh. Bangunan dengan sebagian atap yang terbuka ini sudah dianggap tidak layak, namun masih belum tersentuh oleh pemerintah Daerah Kabupaten Banjar.

Begitu disampaikan Pengelola Pustu dan Kesehatan Desa Pasar Jati, Nurjannah. Pustu yang berdiri sejak puluhan tahun ini sekarang bangunannya sangat memprihatinkan, tidak hanya atap yang sebagian terbuka, namun bagian plafon dan dinding juga sudah nampak hancur karena, dimakan usia. Walaupun demikian bangunan ini masih digunakan untuk melayani masyarakat.

“Saya berharap bangunan ini ya diperbaiki oleh pemerintah daerah, kepala dinas Kesehatan cepatlah ini diperbaiki, kapan lagi, kasihan kami bekerja ya juga untuk masyarakat disini, kalo bangunannya seperti ini ya tidak enak juga,” katanya.

Ditambahkan Nurjannah, Pustu yang berlokasi di tepi jalan nasional A. Yani Km 49 ini terakhir dilakukan rehap oleh pemerintah daerah pada 19 tahun silam.

Sementara itu Muhammad Ramli yang kebetulan berobat di Pustu Pasar Jati mengaku turut prihatin, dengan kondisi layanan kesehatan yang demikian, pasalnya kemunculan angin kencang hingga hujan lebat bisa saja terjadi setiap waktu dikhuatrikan dapat membuat bangunan roboh dan menimpa petugas atau warga yang sedang berobat.

“Kalau kondisinya seperti ini sih saya sebagai masyarakat ya mengharapkan juga bangunan ini bisa di perbaiki, jangan sampai kita yang berobat kesini malah tertimpa bangunan dan sakitnya jadi semakin parah,” pintanya. (Rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Cell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->