Connect with us

HEADLINE

11 Daerah Wajib Daftar MyPertamina buat Beli Pertalite dan Solar, Termasuk Banjarmasin!

Diterbitkan

pada

Banjarmasin menjadi salah satu daerah yang wajib daftar MyPertamina. Foto: rizki

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– PT Pertamina akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, untuk Pertalite dan Solar secara terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. Kebijakan ini belum berlaku secara menyeluruh.

Untuk tahap pertama atau per 1 Juli 2022, penerapan distribusi BBM terbaru ini akan diberlakukan di 11 daerah di lima provinsi. Baru setelahnya akan mulai diperluas ke daerah lainnya.

Adapun ke-11 wilayah yang akan mengimplementasikan pembelian BBM subsidi dengan skema baru adalah sebagai berikut:

1. Kota Bukit Tinggi
2. Kabupaten Agam
3. Kota Padang Panjang
4. Kabupaten Tanah Datar
5. Kota Banjarmasin
6. Kota Bandung
7. Kota Tasikmalaya
8. Kabupaten Ciamis
9. Kota Manado
10. Kota Yogyakarta
11. Kota Sukabumi.



 

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Irto Ginting mengatakan, ke-11 wilayah itu dipilih oleh Pertamina dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Ia menjabarkan sejumlah aspek yang dipertimbangkan oleh Pertamina ialah, karakteristik lokasi yang dekat dengan daerah tambang atau industri dan kesiapan infrastruktur.

Baca juga : Pertama di Kalsel, HSU Gelar Pemilihan Duta GenRe Tingkat Kecamatan

“Serta (mempertimbangkan) angkutan atau transportasi umum dan juga kesiapan daerahnya,” katanya seperti dilansir Kompas.com, Rabu (29/6/2022).

Dengan telah ditetapkannya wilayah implementasi tahap pertama penyaluran BBM subsidi skema baru, Pertamina mengimbau kepada masyarakat pengguna Pertalite dan Solar sesuai kriteria di 11 daerah tersebut untuk segera melakukan pendaftaran secara online.

“Untuk kelancaran pendaftaran, kami mengimbau agar pendaftar adalah konsumen yang berada di wilayah implementasi tahap 1 atau yang sering bepergian ke lokasi tahap 1,” tulis keterangan resmi Pertamina.

Pertamina memutuskan untuk mengimplementasikan penyaluran BBM subsidi skema baru dengan pertimbangan masih banyaknya konsumen tidak berhak mendapatkan BBM subsidi justru mengonsumsi Pertalite dan Solar.

Baca juga  : Dealer Mitsubishi Fuso di Basirih Target Penjualan 25 Unit Perbulan

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan, jika tidak diatur, besar potensi kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun tidak akan mencukupi. Sistem di aplikasi MyPertamina akan membantu mencocokkan data pengguna. Bagi pengguna yang sudah melakukan registrasi, baik kendaraan maupun identitas, akan mendapatkan notifikasi melalui e-mail.

Lalu, agar lebih memudahkan penggunaan sistem distribusi ini, pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukkan bahwa data telah cocok dan bisa membeli Solar atau Pertalite.

Namun demikian, kebijakan ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat antara yang pro dan kontra. Di antara yang menolak, kewajiban tersebut akan menyusahkan dan membuat ribet bagi masyarakat yang membutuhkan. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter : kk
Editor : cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->