Warga Desa Muara Tapus Dilatih Ketrampilan Menjahit - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kab. HSU

Warga Desa Muara Tapus Dilatih Ketrampilan Menjahit

Diterbitkan

pada

Pelatihan menjahit warga desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, memanfaatkan dasa desa. Foto : dewahyudi

AMUNTAI, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sentra Mitra Karya (Semitra) memberikan keterampilan menjahit kepada warga Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (3/12). Optimalisasi pemanfaatan dana desa melalui peningkatan keterampilan masyarakat desa.

Kegiatan dibuka Camat Amuntai Tengah Rahman Heriadi, dihadiri Kepala Desa Muara Tapus Ahmad Efendi Noor, Pendamping Desa Muara Tapus dan trainer menjahit LPK Semitra.

Kepala Desa Ahmad Efendi Noor berharap dengan kegiatan ini bisa meningkatkan kreativitas masyarakat yang akan berdampak pada peningkatan mutu ekonomi. “Kami berharap peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menyerap ilmu yang diberikan semaksimal mungki,” kata Efendi.

Sementara itu, Camat Amuntai Tengah Rahman Heriadi mengungkapkan, kegiatan ini disusun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Muara Tapus. Pemanfaatan dana desa tidak hanya berbentuk fisik saja tapi juga pemberdayaan masyarakat sehingga pemanfaatan dana desa ini lebih beragam.


“Pembekalan kepada masyarakat berupa keterampilan menjahit. Kita masih kekurangan tenaga penjahit, hanya penjahit tertentu saja yang dicari orang, mudah-mudahan dengan ini akan melahirkan tenaga penjahit yang bermutu dan menambah lapangan pekerjaan. Kami akan terus melakukan pelatihan di desa-desa lain di tahun 2019 mendatang,” beber Rahman.

Pelatihan diawali dengan pengenalan alat, fungsi dan pemakaian selama seminggu. Setelah itu diajarkan cara mengukur badan dan membuat pola kemudian proses menjahit. Peserta nantinya diberikan sertifikat kursus menjahit. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 16 orang.

Evi Selvia, salah seorang peserta pelatihan mengaku, meski sebelumnya sudah pernah menjahit, tetapi ia tetap mengikuti kegiatan untuk menambah ketrampilan. “Pelatihan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Evi. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!