Connect with us

Kabupaten Banjar

VIDEO. Detik-detik Matnoor Muncul dari Bendungan Karang Intan

Diterbitkan

pada

Matnoor saat dievakuasi warga sesaat setelah muncul ke permukaan air, setelah dua jam menghilang di air Bendungan Karang Intan, Sabtu (23/1/2021) sore. Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kuasa Tuhan, hilang hampir dua jam di air deras, pria tercebur di Bendungan Karang Intan, akhirnya selamat tiba-tiba muncul sendiri dari air.

Saat muncul ke permukaan kondisi Matnoor (28) bertelanjang dada tanpa baju menggenakan celana pendek warna hitam. Korban selamat bernama Matnoor ini berasal dari Desa Abirau, RT 02, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Warga sekitar dan keluarga yang ada di lokasi langsung histeris begitu Matnoor muncul di atas permukaan air dengan selamat. Terlihat dari wajah korban yang begitu tegang, matanya merah.

Begitu pula orangtua korban, kakak kandung korban, istri korban, langsung menangis terisak-isak begitu melihat korban kemunculan Matnoor di atas permukaan air dengan kondisi masih hidup.



Matnoor langsung dilarikan warga ke Puskesmas Sungaialang menggunakan ambulans, untuk diperiksa kondisinya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Banjar

Korban Meninggal Tabrakan Maut Scoopy VS Kawasaki Ninja Mau Hadiri Hajatan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Laka maut yang menyebabkan dua pengendara motor meninggal dunia Foto: Wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tabrakan adu banteng dua motor yang terjadi di Jl Ir PM Noor, Desa Batu Hitam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (27/2/2021) malam, menyebabkan dua orang meninggal dunia. Tidak adanya saksi mata menyebabkan polisi belum bisa mengungkap kronologi peristiwa tragis tersebut.

Kasat lantas Polres Banjar AKP Faizal Rahman, melalui Kanit Laka Lantas Polres Banjar Iptu H Tata, membeberkan, motor Honda Scoopy dengan nomor Polisi DA 6056 BCS milik korban AN (21) datang dari arah Riam Kanan menuju Banjarbaru bertabrakan dengan RN (15) yang mengendarai Kawasaki Ninja dengan nomor Polisi DA 3939 CP yang merupakan seorang pelajar.

“Untuk kondisi jalan di sana lurus tidak bergelombang. Namun, tidak ada penerangan. Karena tidak ada saksi yang melihat pada saat kejadian tersebut, jadi belum diketahui mengapa sampai terjadi,” ucap H Tata kepada Kanalkalimantan.com.



Tata mengatakan, kerasnya benturan bisa diprediksi dari kerusakan motor kedua korban yang cukup parah. “Pada saat kejadian, kedua korban masih mengenakan helm yang masih terpasang di kepalanya,” tuturnya.

Dari keterangan orang tua AN, korban sebelumnya pamit mau pergi mendatangi acara hajatan di rumah temanya di Banjarbaru. Sedangkan korban RN mau pergi ke tambak.

Pantuan Kanalkalimantan.com di rung kamar Jenazah RSUD Ratu Zaleha Martapura, kedua korban mengalami luka pendarahan yang cukup parah di bagian wajah, serta dibagian kedua kaki.

Sebelumnya, diberitakan. Kecelakaan maut terjadi di Jl Ir PM Noor, Desa Batu Hitam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (27/2/2021) malam. Dua pengendara sepeda motor berjenis kelamin laki laki, meninggal di lokasi kejadian. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Gelap Mata Dibakar Cemburu, Ijun Sabet Kaki Istrinya dengan Samurai

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tersangka Ijun diamankan Polsek Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar Foto: ist/polsek
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Diduga gara-gara cemburu, seorang pria berinisial JN alias Ijun (39) kalap hingga menyabet kaki istrinya dengan samurai.
Akibat perbuatannya, Ijun yang merupakan warga Gg Berkat, RT 005/RW 002, Kelurahan Kertak Hanyar I, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, kini diamankan polisi. Ia berhasil diringkus jajaran Polsek Kertak Hanyar pada Sabtu (27/2/2021) pukul 14:30 Wita.

Informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com, dari Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Amin Hidayat, peristiwa tersebut terjadi di Jalan A Yani Km 9, Tatah Kalaka Indah, RT 006/ RW 003, Kelurahan Mandarsari, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Peristiwa terjadi pada Minggu (14/2/2021) sekitar pukul 08:15 Wita di teras sebuah rumah. Ijun yang gelap mata oleh api cemburu, tega menganiaya istrinya bernama NA.

“Kejadian tersebut berawal ketika korban sedang memberi makan ayam di depan rumahnya. Tiba tiba pelaku keluar dari dalam rumah dengan posisi sudah memegang senjata tajam jenis samurai, yang selanjutnya pelaku langsung menganiaya korban dengan cara menampar wajah tiga kali dan mencekik leher korban,” katanya.



Tak puas dengan aksi kekerasan dilakukan, Ijun bahkan mengayunkan senjata tajam jenis samurai ke arah kaki kiri korban.
“Akibatnya kaki korban mendapat luka robek dan banyak mengeluarkan darah,” jelas Iptu Amin.

Korban yang dalam kondisi luka akhirnya lari ke dalam rumah dan mengunci pintu. Ia pun meminta pertolongan kepada warga setempat melalui pintu belakang rumah sambil merangkak di kolong rumah.
Warga yang meliat korban dengan keadaan terluka di bagian kaki, korban dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan Perawatan dan Visuk Et Repertum.

“Korban yang tidak terima atas perbuatakan suaminya itu, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kertak Hanyar,” lanjutnya.
Masih menurut Kapolsek, pelaku pun akhirnya diringkus pada Sabtu (27/2/2021) pukul 14:30 Wita. Tim Tekap Polres Banjar dan Unit Reskrim Polsek Kertak Hanyar melakukan penyelidikan terhadap pelaku KDRT.

“Setelah bebebarapa hari dilakukan penyelidikan, didapat informasi keberadaan pelaku yang sedang tidur di tempat ibadah yang berada di Jalan A Yani Kilometer 13, Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
Dia juga menjelaskan, pada Minggu (14/2/2021) awalnya sudah pernah ada cekcok dan sempat didamaikan di Polsek.
“Kini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Kertak Hanyar guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->