Connect with us

Kota Banjarmasin

Terima DAK Rp 180 M, Pemprov Prioritaskan Jalan Bebas Hambatan Banjarbaru- Batulicin

Diterbitkan

pada

Pemprov Kalsel mempriorotaskan pembangunan jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin Foto : net

BANJARMASIN, Sejumlah proyek besar berupa pembangunan jalan dan jembatan menjadi prioritas Pemprov Kalsel pada tahun 2020. Beberapa diantara yang menjadi perhatian adalah kontruksi jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin, pembebasan lahan untuk pelebaran jalan di Handil Bakti dan ruas jalan di kawasan Matraman-Sungai Ulin, serta pembenahan akses jalan ke kompleks pemakaman Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari.

Selain itu, pembebasan lahan untuk sempurnakan akses jalan menuju Bandara Internasional Syamsuddin Noor juga masih masuk dalam agenda pembangunan Kalsel 2020.

Guna kelanjutan proyek strategis tersebut, Pemprov tak hanya mengandalkan anggaran dari APBD semata. Salah satu yang menjadi modal penggarapan proyek tersebut adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang tahun ini cair sebesar Rp 180 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Fajar Desira mengatakan, jumlah DAK tersebut diprioritaskan menunjang proyek pembangunan jalan dan jembatan. “Iya, nanti akan dibantu dengan DAK dari pusat,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Roy Rizali Anwar mengatakan, terkait jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin menargetkan bisa berfungsi tahun ini.

Dijelaskan Roy, di Tahun 2020 pihaknya kembali akan membangun sebanyak empat unit jembatan di jalur tersebut. Sedangkan pekerjaan konstruksi di jalur ini yaitu berupa pengerasan sehingga dapat dilalui kendaraan. “Kalau jalan ini fungsional bisa memangkas waktu tempuh yang sebelum ada jalan itu 5 sampai 6 jam bisa jadi 2 sampai 3 jam saja,” katanya.

Proyek jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin sebenarnya bukan merupakan barang baru dalam daftar proyek prioritas Pemerintah Provinsi Kalsel. Sebab tahapan feasibility study (FS), detail engineering design (DED) dan yang lainnya terkait proyek jalan ini sudah dimulai sejak 2016 lalu.

Selain proyek pembangunan jalan dan jembatan, beberapa proyek pembangunan fisik gedung dan bangunan juga masuk dalam daftar prioritas. Diantaranya kelanjutan renovasi Stadion 17 Mei, Gedung Olahraga Hasanuddin dan Pusat Pelayanan Jantung Terpadu.

Selain itu ada juga usulan pembangunan Gedung Kantor Samsat di beberapa lokasi di Kabupaten di Kalsel yang diusulkan untuk direalisasikan di Tahun 2020. “Untuk Samsat yang sudah diusulkan di Amuntai, Kandangan dan Tanjung, memang itu belum punya kantor sendiri,” jelasnya. (cel)

Reporter : Cel
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->