Kabupaten Kapuas
Terdata Masih Ada 17 ODGJ Terpasung, Kapuas Menuju Bebas Pasung
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggalang koordinasi lintas sektor mewujudkan Kapuas Bebas Pasung. Kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat di Kabupaten Kapuas yang mengalami pemasungan masih tinggi, sampai tahun 2019 terdapat sebanyak 17 orang. Pada tahun 2020, sampai dengan Agustus 2020 ada tambahan 3 orang yang mengalami pemasungan.
Nah, pada tahun ini telah dilakukan pembebasan pasung sebanyak 3 orang, sehingga total kasus pasung sampai Agustus 2020 masih tersisa 17 orang. Beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pembebasan pasung terhadap ODGJ berat di desa Tamban Luar, Kecamatan Bataguh yang telah dipasung selama 5 tahun.
ODGJ berat itu dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Banjarmasin untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Pembebasan pasung tersebut berdasarkan hasil koordinasi dengan lintas sektor terkait diantaranya Dinas Kesehatan, Koramil, Polsek, Camat, Puskesmas, kepala desa dan ketua RT.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Apendi SKM MM mengungkapkan, usaha yang dilakukan oleh pemerintah ini guna mengurangi jumlah ODGJ yang mengalami pemasungan, agar kemudian mendapat penanganan dari pihak terkait.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya maksimal dalam mengurangi kasus pemasungan yang dialami oleh orang dalam gangguaan jiwa. Ke depan Kabupaten Kapuas dapat menuju bebas pasung,” pungkas Kadinkes Kapuas. (kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: Ags
Editor : Bie
-
HEADLINE3 hari yang laluKonflik Agraria: Perjuangan Warga Sidomulyo 1 Pertahankan Tanah dari Aparat Berseragam
-
Hukum3 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme
-
HEADLINE22 jam yang laluKetika Efektivitas MBG Dipermasalahkan, Presiden Prabowo Rasa ‘CEO MBG’





