HEADLINE
Tercatat 19.041 Pemudik di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, 2018 Hanya 11.112 Orang
BANJARMASIN, H+3 lebaran tahun 2019 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mulai dipadati oleh pemudik yang kembali ke Kalsel.
Dari pantauan dilapangan, Sabtu (8/6/2019) di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin terpantau sudah ada satu kapal yang sandar dari Surabaya, yakni KMP Satya Kencana dengan mengangkut sebanyak 623 penumpang.
Data yang dihimpun dilapangan, jumlah pemudik yang berangkat melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ke Surabaya mulai dari H-15 sampai hari H mencapai 16.023 orang. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding tahun 2018 lalu yang hanya mencapai 10.409 orang.
Sedangkan untuk jumlah pemudik yang datang dari Surabaya ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mulai H-15 sampai hari H pada tahun 2019 ini jumlahnya mencapai 3.018 orang. Angka ini juga jauh lebih besar ketimbang tahun 2018 lalu yang hanya mencapai 703 orang.
Adapun jumlah pemudik pada tahun 2019 secara keseluruhan, baik yang naik atau turun dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dari H-15 sampai hari H jumlahnya mencapai 19.041 orang. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari capaian tahun lalu yang hanya mencapai 11.112 orang.
Kepala PT Dharma Lautan Utama Cabang Banjarmasin, Anton Wahyuddin memprediksi, untuk tahun 2019 kali ini arus balik melalui jalur laut diprediksinya jauh lebih cepat dibanding tahun lalu.
Hal tersebut karena momen libur sekolah akan segera berakhir, jadi tentu akan banyak sekali pemudik yang kembali ke Kalsel lebih cepat agar anaknya bisa bersekolah.
“Tapi tetap masih ada juga pemudik yang masih bertahan di kampung halamannya di pulau Jawa. Utamanya para pedagang yang mempunyai waktu yang lebih fleksibel,†ungkapnya.
Menurut Anton untuk jadwal besok dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) rencananya akan ada lagi kapal yang sandar ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Yakni KMP Kumala dengan kapasitas 1200 penumpang.
“Besok ada lagi datang KMP Kumala dari Surabaya, kemungkinan pemudik yang datang jauh lebih besar. Tapi untuk yang berangkat dari Banjarmasin masih kecil, sebab sampai saat ini tiket yang terjual masih sekitar 334 orang,†tambahnya.
Sementara itu, Bambang Santoso, salah satu pemudik yang baru datang dari Surabaya mengaku memilih pulang lebih cepat ke Banjarmasin karena waktu cutinya yang sudah hampir berakhir dari perusahaan.
“Tahun ini saya mudiknya menggunakan kapal laut, karena harga tiket pesawat yang cukup mahal. Baru kali ini saya menggunakan kapal laut, ternyata tidak kalah nyaman juga dari pesawat. Paling yang agak lama hanya soal waktu keberangkatannya saja,†akunya. (arief)
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang lalu“Aksi Reset Indonesia” di DPRD Kalsel, Ditinggal Supian HK Tiga Mahasiswa Luka
-
HEADLINE2 hari yang laluDilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01
-
HEADLINE3 hari yang laluHaji 2026: Bandara Syamsudin Noor Siap Terbangkan 6.758 Jemaah
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluAliansi BEM se Kalsel: MBG Rawan Bocor, Pengawasan Minim
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluAksi Sosial Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Hidupkan Semangat Kartini






