Connect with us

Sepak Bola

Tak Dapat Sponsor, Tim Sepak Bola Putri Kalteng Galang Dana ke Jalan

Diterbitkan

pada

Pengurus tim sepak bola putri Kalteng yang difokuskan untuk mengikuti PON Papua melakukan penggalangan dana di kawasan bundaran kecil Kota Palangka Raya, Senin (21/2/2021). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Tim sepak bola putri Kalimantan Tengah untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua sedang mengalami masalah finansial. Mereka pun dilaporkan sampai turun ke jalan untuk menggalang dana.

Manajer tim Budi Yantoro di Palangka Raya, menuturkan bahwa aksi penggalangan dana ini guna membantu mereka agar bisa mengikuti pertandingan uji coba melawan timnas putri di Kota Tangerang, Banten. Sekaligus untuk mengukur kekuatan tim sebelum berangkat ke PON Papua.

“Kami akan memenuhi undangan dari Gerakan Sepak Bola Putri Indonesia (GSPI) dalam rangka Hari Sepak Bola Putri Internasional yang diperingati pada 8 Maret 2021. Sedangkan laga uji coba melawan timnas pada 6 Maret,” kata Budi Yantoro, dilansir dari Antara.
Budi Yantoro menuturkan, kondisi keuangan tim sepak bola putri Kalimantan Tengah sejauh ini hanya berasa dari uang pribadi tim pelatih. Oleh sebab itu, tim pelatih terpaksa turun ke jalan melakukan penggalangan dana ke jalan.

Penggalangan dana tersebut agar masyarakat yang berada di Palangka Raya bisa turut membantu tim sepak bola putri Kalimantan Tengah. Budi Yantoro pun berharap bisa mendapatkan donatur.

“Kami turun ke jalan ini bukan untuk memojokkan pemerintah, melainkan kami hanya ingin cari donatur agar keinginan tim ini bertanding di Tangerang, Banten, bisa terlaksana meskipun dengan dana seadanya,” ucap Budi Yantoro.



Lebih lanjut, Budi Yantoro merinci kisaran dana yang harus dapatkan untuk laga uji coba melawan timnas putri di Tangerang. Mereka membutuhkan dana sekitar Rp50 juta.

Uang tersebut nantinya akan digunakan untuk biaya transportasi, konsumsi dan penginapan meski dengan serba keterbatasan.

“Yang diberangkatkan itu paling tidak berjumlah 25-27 orang, itu pun bagi mereka yang tidak terhalang dengan kegiatan sekolah serta izin orang tua mereka apakah diperbolehkan atau tidak,” ungkapnya.

Sementara itu, PON Papua akan berlangsung mulai 20 Oktober sampai 4 November 2021. Pesta olahraga nasional itu akan mempertandingkan 37 cabor, termasuk sepak bola.(Suara)

Editor : Suara

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Sepak Bola

Timnas Indonesia Divaksinasi, PSSI: Terima Kasih Pemerintah

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri saat memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2020). [Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha]
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PSSI melalui Direktur Teknik Indra Sjafri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena skuat Timnas Indonesia U-23 yang saat ini sedang menjalani training camp (TC) di Jakarta dapat jatah vaksin COVID-19.

Vaksinasi telah tahap pertama untuk para atlet ini sudah dilakukan di Istora, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Seperti diketahui, sepakbola menjadi salah satu cabang olahraga yang mendapat prioritas untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Selain sepak bola, cabor lainnya seperti bulu tangkis, atletik, dan basket juga mendapatkannya.

Total ada sekitar 800-an atlet, pelatih, dan tenaga pendukung dari berbagai cabor menerima di tahap pertama ini. Nantinya, pemerintah juga akan melakukan vaksinasi atlet yang berada di luar daerah Jabodetabek.



Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. [dok. PSSI]

“Terima kasih kami sampaikan dari PSSI kepada pemerintah yang sudah memberikan vaksinasi untuk atlet khususnya Timnas Indonesia,” kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri saat dihubungi oleh awak media, Jumat (26/2/2021).

“Saya berharap mudah-mudahan semua atlet dan masyarakat segera dapat hal yang sama seperti apa yang saya rasakan untuk vaksinasi ini,” tambah lelaki asal Sumatera Barat itu.

Lebih lanjut, Indra Sjafri menjelaskan pada vaksinasi kali ini seluruh pemain Timnas Indonesia U-23 yang sedang menjalani TC di Jakarta sudah melakukan vaksinasi.

Namun, ia menambahkan untuk Pelatih Shin Tae-yong dan staf lain yang berasal dari Korea Selatan tidak menerima vaksinasi tahap ini. Hal ini sesuai aturan yang berlaku di mana WNA belum diprioritaskan.

“Iya semua pemain, pelatih, dan ofisial yang berasal dari Indonesia itu semua sudah divaksin,” pungkas lelaki yang pernah menjadi juru taktik Bali United tersebut.(Suara)

Editor : Suara

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Sepak Bola

Digenjot Latihan Fisik Selama TC, Sejumlah Pemain Timnas Indonesia Cedera

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Skuat Timnas Indonesia U-23 sedang berlatih dalam TC yang berlangsung di Stadion Madya, Jakarta (dok. PSSI)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Sejumlah pemain Timnas Indonesia dilaporkan mengalami cedera selama mengikuti pemusatan latihan untuk persiapan SEA Games 2021. Cedera tersebut terjadi akibat digenjot latihan fisik dengan porsi dua sampai tiga kali sesi latihan per hari.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh pelatih Shin Tae-yong dalam keterangan resminya. Namun ia memastikan cedera yang dialami anak asuhnya tidak parah.

“Kondisi fisik yang menurun membuat sejumlah pemain cedera, tetapi tidak berat,” ujar ujar Shin Tse-yong, dikutip dari laman resmi PSSI.

Meski demikian, baik Shin Tae-yong maupun PSSI tidak menyebutkan siapa saja pemain yang menderita cedera tersebut. Yang jelas, ia mematikan semua atau ke-36 pemain di timnya sudah menunjukkan performa yang baik selama TC.



Berlatih sejak 9 Februari 2021, kondisi fisik Rachmat Irianto cs dianggap semakin meningkat dari hari ke hari. Ia memang fokus meningkatkan kondisi fisik anak-anak asuhnya yang jeblok lantaran mereka tidak berkompetisi sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19.

“Dalam TC yang sudah berjalan selama dua pekan ini, pemain mengalami perkembangan yang positif, fisik juga meningkat,” tutur Shin Tae-yong.

Lebih lanjut, Shin Tae-yong masih akan memberikan latihan dengan intensitas tinggi di pekan ketiga. Selain itu ada menut latihan untuk penguatan secara individu.

“Untuk pekan ini, kami akan memberi menu latihan dengan intensitas yang tinggi. Selain itu, ada latihan penguatan pada tiap individu pemain,” ungkap Shin Tae-yong.

SEA Games 2021 dijadwalkan berlangsung pada November-Desember di Vietnam. PSSI menargetkan medali emas dari ajang ini demi mengulangi prestasi serupa yang terakhir kali diraih pada tahun 1991.(Suara)

Editor : Suara

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->