Otomotif
Skutik Listrik Versi Murah Kalahkan Gesits, Cuma Rp 6 Jutaan Saja
KANALKALIMANTAN.COM – Kehadiran motor listrik masih dianggap tabu oleh beberapa orang. Hal ini disebabkan karena fasilitas pengisian daya masih cukup minim.
Apalagi ditambah dengan kondisi geografis Indonesia yang sering terjadi banjir di beberapa daerah. Hal ini membuat konsumen belum berencana untuk meminang motor listirk.
Apalagi harga motor listrik masih dianggap terlalu mahal. Tapi bagaimana jika ada produsen motor yang menyediakan motor listrik dengan harga murah, apakah masih tertarik?
Seperti dikutip dari motosaigon.vn, sebuah motor listrik besutan Xiaomi siap menggebrak pasar kendaraan listrik. Mereka mengenalkan sebuah motor yang diberi nama Himo T1.

Skutik listrik besutan Xiaomi. foto: motosaigon.vn
Desainnya mirip dengan skuter listrik dengan bodi dibuat minimalis. Bodi hanya menyelimuti sedikit bagian depan, serta bawah jok. Motor ini hanya dapat digunakan oleh satu orang saja, karena bagian belakangnya difungsikan untuk membawa barang.
Semua lampu sudah menggunakan LED. Sistem pengereman depan memakai cakram, sementara roda belakang masih tromol.
Meski bentuknya mirip sepeda kayuh, tapi T1 dibekali dengan suspensi depan model teleskopik. Sementara itu, di belakang ada peredam kejut ganda untuk memberi kenyamanan pada pengendaranya.
Motor ini menggunakan gabungan dinamo dan baterai, yang mampu menempuh jarak 120 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Sayangnya, kecepatan tertingginya hanya 25 km per jam.
Himo T1 sudah mulai dijual di beberapa negara. Banderolnya di Thailand yakni 13.400 Baht atau setara dengan Rp 6 jutaan. Gesits saja dibanderol Rp 24,9 juta dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, di JIExpo Kemayoran Jakarta beberapa waktu silam.
Kalau dijual di Indonesia bakal laku enggak nih?.(suara.com)
Editor : kk
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





