Connect with us

Bisnis

“Shafwah Holidays” Muslim Halal Tour, Gandeng Santri hingga Program Ustadpreneur

Diterbitkan

pada

Virtual soft launching and press conference Shafwah Holidays, Rabu (20/1/2021).
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Persaingan bisnis biro perjalanan wisata, haji dan umroh sangat kompetitif, apalagi di tengah pukulan pandemi Covid-19.

Beranjak dari analisa potensi besar dalam dunia bisnis biro perjalanan wisata terutama halal tour serta perjalanan haji dan umroh, brand Shafwah Holidays hadir ke tengah pasar.

PT Shafwah Global Utama, perusahaan yang bergerak dalam bidang biro perjalanan wisata lahi khusus bergerak di bidang muslim halal tour serta perjalanan haji dan umroh.

Komisaris Utama PT Shafwah Global Utama Muhammad Helmi saat virtual soft launching and press conference Shafwah Holidays, Rabu (20/1/2021) mengatakan, PT Shafwah Global Utama dengan produk muslim halal tour serta perjalanan haji dan umroh mengusung konsep bisnis dengan  Syariah Behaviour-.



 

Komisaris Utama PT Shafwah Global Utama Muhammad Helmi

“Dimana konsep ini, kami menjalankan perusahaan dengan mengadopsi 4 Sifat Nabi yang harus diinterprestasikan dalam setiap kegitan operasional perusahaan,” ujar Muhammad Helmi.

Adapun 4 Sifat Nabi yang dimaksud adalah Bersifat Siddiq (Jujur) yaitu melayani sepenuh hati dengan penyampaian sesuai komitmen. Amanah (dapat dipercaya) dalam menjamin kualitas produk. Tabligh dalam menyediakan harga produk yang terjangkau. Fathanah dalam menyediakan akses yang sangat mudah kepada pelanggan.

“Dengan mengusung konsep Syariah Behaviour serta menanamkan prinsip bisnis dengan mengikuti 4 sifat nabi, kami harapkan PT Shafwah Global bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi calon konsumen sehingga bisa mendapatkan hati dan kepercayaan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujar Muhammad Helmi

Sementara itu, Imam Rachmadi General Manager Operasional PT Shafwah Global Utama menjelaskan, pihaknya juga mulai merancang sebuah program kerja yang bertujuan untuk pemberdayaan para santri di seluruh Indonesia.

“Program ini kami sebut dengan Program Ustadpreneur. Dimana dengan mengusung konsep digital platform dan dengan meluncurkan website berbasis website basecommerce, kami mengajak santri di seluruh Indonesia menjadi partner kami,” bebernya.

Imam Rachmadi General Manager Operasional PT Shafwah Global Utama

Dimana para santri bisa membuat produk-produk perjalanan wisata mereka sendiri melalui website www.shafwahholidays.com, bahkan melalui website shafwahholidays.com para santri bisa mempromosikan program perjalanan wisata muslim mereka sendiri.

Selain itu juga, pada website www.shafwahholidays.com akan ada page shafwahholidaysnews, dimana pada page ini para santri juga bisa  membuat artikel-artikel destinasi wisata yang menarik di sekitar mereka. “Artikel-artikel ini bisa menjadi media promosi bagi produk-produk perjalanan wisata yang dirancang oleh para santri itu sendiri,” kata Imam Rachmadi.

Brand Shafwah Holidays dengan tagline “Your Infinite Travel Partner”. Dimana slogan tersebut sebagai bentuk interprestasi Shafwah Holidays akan selalu menjadi partner terbaik perjalanan para costumer dengan pelayanan terbaik tanpa batas.

Nanang Setiawan Vice President IT PT Shafwah Global Utama

Dilain pihak, Nanang Setiawan Vice President IT PT Shafwah Global Utama menjelaskan, Shafwah Holidays sendiri mengusung konsep digital platform dengan meluncurkan website berbasis base commerce yaitu www.shafwahholidays.com. Dimana konsep ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat Indonesia pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya untuk membuat sebuah grup perjalanan atau perjalanan individu yang realtime tanpa harus langsung datang ke biro perjalanan atau agen perjalanan wisata itu sendiri.

“Para traveler bisa melihat secara realtime availability dari seat penerbangan, hotel untuk perjalanan domestik serta international,” ujar Nanang Setiawan.

Selain perjalanan wisata, Shafwah Holidays juga memiliki brand yang khusus menangani perjalanan umroh dengan brand Shafwah Umroh, dengan tagline “Making Umroh Simple”, Shafwah Umrah dengan digital platformnya memudahkan masyarakat Indonesia untuk membuat sendiri grup keberangkatan umroh mereka secara realtime, transparan dan cashless tanpa harus datang ke biro perjalanan haji dan umroh. (kanalkalimantan.com/rls)

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bisnis

IMB Diganti PBG, Begini Sekarang Prosedur Bangun Rumah dan Gedung

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pembangunan rumah atau gedung saat ini diatur melalui PBG Foto: ilustrasi/liputan6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Bangun rumah atau gedung kini tak lagi direpotkan dengan urusan membuat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Aturan IMB telah resmi dihapus dan kini digantikan dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Dilansir detik.com, PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat Bangunan Gedung sesuai dengan standar teknis Bangunan Gedung.

Demikian bunyi poin 17 pasal 1 Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung yang merupakan turunan dari UU Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Berikut proses membangun rumah atau gedung menurut PP 16/2021:
1) Berdasarkan Bab 4 Pasal 250 (2) PP 16/2021, sebelum mulai membangun gedung, pemilik gedung harus memastikan lebih dulu gedung yang akan dibangun memenuhi standar teknis yang diatur dalam Pasal 13 PP ini atau tidak. Bila belum memenuhi standar teknis tersebut, tetap harus memenuhi ketentuan itu secara bertahap.



Standar teknis yang dimaksud meliputi :
a) Standar perencanaan dan perancangan bangunan gedung
b) Standar pelaksanaan dan pengawasan konstruksi bangunan gedung
c) Standar Pemanfaatan bangunan gedung
d) Standar pembongkaran bangunan gedung
e) Ketentuan penyelenggaraan Bangunan Gedung Cagar Budaya (BGCB) yang dilestarikan
f) Ketentuan Penyelenggaraan Bangunan Gedung Fungsi Khusus (BGFK)
g) Ketentuan Penyelenggaraan Bangunan Gedung Hijau (BGH)
h) Ketentuan Penyelenggaraan Bangunan Gedung Negara (BGN)
i) Ketentuan dokumen
j) Ketentuan pelaku Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

2) Pemilik gedung membuat perencanaan teknis bangunan gedungnya yang dilakukan oleh penyedia jasa perencanaan bangunan gedung yang memiliki sertifikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

3) Dokumen rencana teknis itu kemudian diajukan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota atau Pemerintah Provinsi. Tujuannya adalah untuk memperoleh PBG sebelum pelaksanaan konstruksi.
PBG tetap harus diajukan pemilik sebelum pelaksanaan konstruksi bangunannya. PBG ini meliputi proses konsultasi perencanaan (pendaftaran, pemeriksaan standar teknis dan pernyataan pemenuhan standar teknis) dan penerbitan.

Hasil dari pemeriksaan yang dilengkapi dengan pertimbangan teknis akhirnya akan dituangkan dalam berita acara. Berita acara ini dilengkapi dengan kesimpulan dari TPA berupa rekomendasi penerbitan Surat Pernyataan Pemenuhan Standar Teknis dan rekomendasi pendaftaran ulang PBG.

Adapun kemudian Surat Pernyataan Pemenuhan Standar Teknis akan diterbitkan oleh Dinas Teknis terkait.
Surat Pernyataan Pemenuhan Standar Teknis inilah yang kemudian digunakan untuk memperoleh PBG dengan dilengkapi perhitungan teknis untuk retribusi.

Lalu, pada pasal 261 (1) PP 16/2021 dirinci bahwa proses penerbitan PBG akan meliputi penetapan nilai retribusi daerah, pembayaran retribusi daerah dan baru penerbitan PBG.
Penerbitan PBG dilakukan setelah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mendapatkan bukti pembayaran retribusi daerah. PBG nantinya diterbitkan oleh DPMPTSP daerah masing-masing. Baru setelah itu proses konstruksi bangunan bisa mulai dikerjakan. (Kanalkalimantan.com/detik)

Editor: cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Bisnis

Haramkan Bitcoin, Gubernur BI Wacanakan Penerbitan Mata Uang Digital

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gubernur BI, Perry Warjiyo. Foto: dok. humas bank indonesia
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, saat ini pihaknya tengah merumuskan penerbitan mata uang digital.

“Kami sedang rumuskan yang nanti kemudian BI akan terbitkan central bank digital currency,” ujar Perry dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2021, Kamis (25/2/2021).

Perumusan ini lanjut Perry juga melibatkan bank sentral negara-negara lain.

“Kami juga melakukan kerja sama beserta dengan bank-bank sentral lain. Kami antara bank sentral saling studi untuk menyusun dan mengeluarkan insyaallah ke depannya central bank digital currency,” ujarnya



Perry menyebut, nantinya mata uang itu akan diedarkan ke masyarakat melalui bank-bank dan fintech, baik secara wholesale maupun secara ritel.

Perry juga menegaskan hingga saat ini penggunaan aset kripto termasuk Bitcoin sebagai alat pembayaran di Indonesia masih menjadi aktivitas terlarang alias haram.

“Sejak dari awal kami sudah ingatkan dan tegaskan bitcoin tidak boleh sebagai alat pembayaran yang sah demikian juga mata uang lain selain rupiah,” tegas Perry.

Perry beralasan melarang penggunaan aset kripto karena berlandasan terhadap Undang-Undang tentang Mata Uang yang menyatakan seluruh alat pembayaran menggunakan koin, kertas dan digital menggunakan rupiah. (suara.com)

Editor : Kk

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->