Connect with us

HEADLINE

Segera Dibangun Asrama Santri Madrasah Darussalam Tahfiz dan Ilmu Al Qur’an Martapura


Tuan Guru Wildan: Paman Birin yang Bakal Membangun Asrama Tahun ini


Diterbitkan

pada

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor pada kelulusan Mustawa 9 Angkatan X Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an Martapura tahun pelajaran 2021-2022, di Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (2/6/2022) siang. Foto: biroadpim

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Madrasah Da¬rus¬salam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an Martapura bakal memiliki asrama yang layak untuk para santrinya. Pembangunan asrama akan dimulai tahun 2022 ini dengan anggaran Rp 4 miliar.

Rencana pembangunan asrama itu diutarakan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor pada kelulusan Mustawa 9 Angkatan X Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an Martapura tahun pelajaran 2021-2022, di Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (2/6/2022) siang.

Sekadar diketahui, Mustawa 9 adalah tingkatan tertinggi dari penghafal Al Qur’an dan telah mempelajari kitab-kitab klasik atau kitab kuning agama Islam. Untuk mencapai Mustawa 9 rata-rata santri belajar hingga 10 tahun.

Pimpinan Madrasah Da¬rus¬salam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an, KH Muhammad Wildan Salman atau Tuan Guru Wildan menyampaikan terimakasih atas inisiasi Paman Birin yang bakal membangun asrama pada tahun ini dengan anggaran sebesar Rp 4 miliar.



 

Kelulusan Mustawa 9 Angkatan X Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an Martapura tahun pelajaran 2021-2022, di Kiram, Kamis (2/6/2022). Foto: biroadpim

Baca juga  : Sertijab Plt Kepala BPPRD Kapuas, Ini Kata Sekda Septedy

“Kami sampaikan ucapan banyak terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin yang bakal membangun asrama pada tahun ini, anggaranya Rp 4 miliar,” kata Tuan Guru Wildan.

Disampaikan Tuan Guru Wildan, Paman Birin adalah salah satu dari dua Gubernur Kalsel yang sangat berjasa membangun infrastruktur di madrasah Tahfiz Al Qur’an. Sebelumnya Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin telah berjasa membangun gedung madrasah.

Dikatakan Tuan Guru Wildan, terdapat dua perbedaan saat pembangunan infrastruktur madrasah saat kepemimpinan H Rudy Ariffin dan H Sahbirin Noor.

“Saat era Rudy Ariffin pembangunan bangunan madrasah atas permintaan Abah Guru Sekumpul. Sedangkan saat kepemimpinan Paman Birin, beliau dari hati beliau, sebagai salah satu prioritas kepada tahfidz qur’an,” kata Tuan Guru Wildan.

 

Baca juga  : Pengemis Ini Punya Ratusan Juta di Dua Rekening Bank

Paman Birin -akrab disapa- mengatakan, pembangunan asrama merupakan bentuk visi dan misi Kalsel Maju yang didalamnya memajukan Sumber Daya Manusia (SDM), kali ini SDM khusus bidang keagamaan.

Paman Birin bersyukur, generasi penghafal Al Qur’an di Kalsel terus bertambah seiring wisuda kelulusan Tahfidz Al Qur’an Angkatan X.

Dikatakan Gubernur Kalsel, mempelajari Al Qur’an sangatlah luar biasa, terlebih bisa menghafalkannya, mengamalkan, dan mengajarkannya kembali seperti Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. (Kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->