Connect with us

Kota Banjarbaru

Sarjana Pengangguran Ternyata Lebih Mendominasi daripada Lulusan SMP

Diterbitkan

pada

Tenaga kerja kalsel masih didominasi sektor pertanian sehingga produktivitasnya masih rendah. Foto: net
Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

BANJARMASIN, Jumlah pengangguran dari lulusan Perguruan Tinggi (PT) lebih tinggi dibandingkan lulusan SMP/sederajat. Hal ini menunjukkan masih belum adanya link and mach antara dunia pendidikan dan sektor usaha.

Data pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel, bahwa lulusan SMP/sederajat yang jobless atau belum dapat kerja menunjukkan penurunan dibandingkan yang lulusan Perguruan Tinggi (PT). Tahun 2013, tercatat pengangguran terbuka dari lulusan SMP sebesar 2,25 persen dan sempat naik ke level 4,15 persen pada 2014. Pada tahun 2016, pengangguran SMP turun ke 2,56 persen.

“Ini menunjukkan bahwa belum tentu pendidikan jadi jaminan dapat kerja. Saat ini kompetensi kita masih rendah, belum link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Banyak lulusan perguruan tinggi belum siap bersaing di lapangan kerja,” ujar Kepala Disnakertrans Antonius Simbolon, saat jumpa pers, Kamis (12/10).

Dia mengatakan, menyusutnya angka pengangguran di tingkat pendidikan rendah itu karena mayoritas penduduk masih bekerja di sektor pertanian. Sehingga tingkat pendidikan penduduk relatif masih rendah. Pun sebagian besar juga masih bekerja di sektor informal.

Di Kalsel, ia melihat ada pergerseran angka pengangguran berdasar pendidikan, dari yang semula didominasi sekolah dasar (SD) ke jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan perguruan tinggi. Berkaca dari fenomena itu, Antonius mengatakan, tingkat pendidikan bukan jaminan untuk mendapat pekerjaan.

Mengutip data tahun 2013, misalnya, pengangguran terbuka dari lulusan diploma dan universitas sebanyak 1,75 persen. Angka itu terus merangkak naik ke level 2,29 persen pada 2014, dan 5,24 persen pada 2016. Adapun di tahun 2017, Disnakertrans mencatat penganggur lulusan perguruan tinggi ada kemungkinan turun ke 4,28 persen.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Advertisement
Komentar

Headline

Trending