Connect with us

Politik

Saling Intip, Belum Ada Kandidat Gubernur Ambil Formulir

Diterbitkan

pada

Belum ada kandidat Gubernur ambil formulir di PDIP Foto : net

BANJARMASIN, Semenjak dibuka pendaftaran calon kepala daerah oleh PDIP pada Selasa (3/9) lalu, kandidat calon gubernur Kalsel belum nampak mendaftar di Sekretariat DPD PDIP Kalsel. Mereka nampaknya masih saling mengintip kekuatan.

Ditemui di Sekretariat Pendaftaran Calon Kepala Daerah PDIP di Jalan Achmad Yani Kilometer 5,7 Banjarmasin pada Kamis (5/9) siang, Wakil Ketua Organisasi PDIP Fazlur Rahman mengungkapkan, sejauh ini baru dua kandidat yang inisiatif bertanya terkait mekanisme pendaftaran.

“Ada yang mengontak secara langsung melalui contact person panitia, menanyakan terkait dengan persyaratan, namun untuk datang langsung ke sekretariat dan mengambil formulir belum ada. Tapi direncanakan akan datang dalam beberapa hari mendatang,” ujar Fazlur.

Meski demikian, Fazlur belum berani mengungkapkan siapa tokoh politik yang menyatakan minat untuk mendaftar. “Ada lah, mungkin belum bisa disebutkan dulu. Kalau disebutkan jikalau tidak jadi (mendaftar) jadi tidak enak. Ada dua (yang berminat). Ada satu orang dari kader PDI Perjuangan, satu lagi dari luar kader PDI Perjuangan,” tambah tokoh pemuda yang juga aktif di KNPI Kalsel.



Pendaftaran sendiri, berlangsung hingga 20 September mendatang, yaitu pengembalian berkas pendaftaran. Sehingga, menurut Fazlur, masih ada waktu yang cukup bagi siapa saja yang ingin mendaftar di sekretariat PDIP, termasuk yang berasal dari kubu berbeda, apalagi pasca Pilpres 2019.

“Kalau urusan Pilpres (2019) sudah selesai, sekarang ini urusan di Banua dan kendati kita membuka secara umum. Baik kader partai atau bukan kader partai, termasuk (partai) pengusung Pilpres yang lain, yang tidak bersama dengan Jokowi, kita tetap membuka secara umum,”ungkap Fazlur.

“Karena nanti akan disaring oleh partai dan dua nama akan diajukan ke pusat untuk kemudian mengikuti sekolah partai. Karena baik kader maupun tidak kader, harus mengikuti sekolah ideologi partai,” tambahnya.

Berbeda dengan di provinsi, langkah serius ditunjukkan Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah untuk maju di bursa Pilkada 2020. Melalui utusannya, kader PDIP ini mengambil formulir pendaftaran bakal calon Walikota di kantor DPC PDIP Banjarmasin, di Jl Kampung Melayu Darat.

Di tempat terpisah, utusan duet Aditya Mufti Ariffin-AR Iwansyah yang maju di Pilkada Banjarbaru sebelumnya juga sudah mengambil formulir. (Baca: Mantab Maju Pilwali Banjarmasin, Hermansyah Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP).

Ketua DPC PDIP Banjarbaru, Wartono mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran calon kepala daerah untuk umum. Baik dari tokoh agama, elite politik, akademisi, pemuda, bahkan Wali Kota yang sekarang. Dijelaskannya juga, ada formulir yang harus diisi bagi bakal calon. Didalam formulir tersebut sudah tertera berbagai persyaratan.

“Formulirnya berisikan visi misi dan riwayat hidup bagi yang mendaftar. Batas pengambilan formulir dari tanggal 3 sampai 15 September. Nanti batas pengumpulan formulir yang sudah diisi paling lambat tanggal 20 September,” katanya.

Wartono membeberkan, utusan dari Aditya Mufti Arifin dari PPP dan AR Iwansyah dari Golkar sudah mengambil formulir. “Selasa (3/9) kemarin baru dibuka, utusan kedua pasangan calon Aditya-Iwansyah datang dan mengambil formulir yang kami sediakan,” ceritanya.

Bagi pasangan penantang Aditya-Iwansyah, modal dukungan PDIP sebagai mitra koalisi tentunya sangat berharga. Apalagi, pada pemilu lalu PDIP berhasil meraih 3 kursi di DPRD. Walhasil, mereka menempati peringkat keempat bersama PKB yang meraih jumlah kursi yang sama. Sedangkan, perah jumlah kursi terbanyak adalah Partai Gerindra meraih 6 kursi, disusul Partai Golkar dengan 5 kursi dan PPP dan Partai Nasdem yang masing-masing mendapatkan 4 kursi.(fikri)

Reporter : Rizki
Editor : Chell

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->