Kanal
Rembesan Air di Pasar Batuah Martapura Dikeluhkan, PD Pasar Mengaku Belum Dapat Laporan
MARTAPURA, Pedagang Pasar Batuah Martapura keluhkan rembesan air dari dak atas hingga membasahi dagangan dan merusak rolling door toko mereka, khususnya di lantai dua. Akibatnya lantai menjadi becek bahkan ditumbuhi lumut, pemandangan ini membuat jadi tak sedap, belum lagi aroma yang bau dan atap yang mulai ambruk.
Sejatinya, Pasar Batuah adalah sebuah pasar kering yang diisi pedagang kain dan baju, namun kini pasar Batuah tak bedanya dengan pasar ikan yang becek. Bangunan tersebut seakan tak terawat, ada beberapa toko yang mengalami rembesan air dari dak atas sehingga para pedagang memindahkan dagangan mereka. Ada pula rolling door toko sudah berkarat dan rusak.
Akli (30) salah satu pedagang di Pasar Batuah yang tokonya terkena rembesan air tersebut, mengeluhkan dengan apa yang menimpa tokonya. Sampai membuat rolling doornya berkarat dan terkadang macet.
“Sudah lama rembesan air itu berlangsung, kami sudah melapor kepada PD Pasar namun tak ada jawaban,†ucap Akli.
Sebuah pasar selalu mengutamakan kenyamanan dan kebersihan, hal itu bertujuan untuk menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Pemandangan ini mendapat komentar dari salah seorang pengunjung Irfan, warga Landasan Ulin, harusnya lebih diperhatikan oleh pihak pengelola. “Apa lagi dengan tumbuhnya lumut itu, ini pasar atau apa, lantainya ada genangan air, berlumut, dan berbau,†ujar Irfan.
Terkait keluhan itu, Kabid Humas PD Pasar Bauntung Batuah Gt Andre mengatakan, pihaknya belum mengetahui atas kondisi itu, dan belum ada laporan yang masuk terkait hal tersebut.
“Nanti kita cek ke lapangan, dan pasti akan kita tidak lanjuti. Karena sampai saat ini belum ada laporan dari petugas lapangan,†ujar Andre.
“Sangat disayangkan bila seperti itu terjadi, karena kondisinya sudah lama, tapi tidak pernah ada laporan ke kita,†ungkapnya.
Sebaliknya, PD Pasar Bauntung Batuah meminta kepada seluruh pedagang agar selalu menjaga kebersihan, dengan cara menyempatkan waktu untuk membersihi di dekat lokasi toko masing-masing.
“Minimal 15 menit menyempatkan waktru untuk bersih-bersih di sekitar toko atau lapak masing-masing, agar pasar kita terlihat bersih dan nyaman,†pungkasnya (hendera, rendy)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Sungai Lulut yang Amblas
-
HEADLINE3 hari yang laluProtes Pemadaman Listrik Bergilir, Warga Datangi PLN UP3 Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluRespon Keluhan Warga, Ketua DPRD Banjarbaru Panggil PLN Soal Pemadaman Bergilir
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDKISP Banjar Tingkatkan Wawasan ASN Mengenai Standar Keamanan Informasi
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluLomba Desain Sasirangan Pewarna Alam di Mess L Banjarbaru
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluWakil Rakyat Palangka Raya Minta Penyediaan Fasum Ramah Disabilitas



