Connect with us

Hukum

Rekonstruksi Penganiayaan Hingga Tewas di Banjarbaru, Satu Pelaku Dibawah Umur

Diterbitkan

pada

Gelar rekonstruksi kasus penganiayan berujung maut di Jalan A Yani Km 35,5 Banjarbaru. Foto : rico

BANJARBARU, Satuan Reskrim Polres Banjarbaru menggelar rekonstruksi kasus penganiayan berujung maut di Jalan A Yani Km 35,5, tepatnya di depan dealer Suzuki Banjarbaru, Rabu (12/6) pagi. Dalam kasus ini pihak Kepolisian mengamankan dua tersangka yang mana salah satunya masih dibawah umur.

Dari pemberitaan sebelumnya, pada bulan Maret lalu, warga Banjarbaru sempat dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di samping trotoar Jalan A Yani Km 35,8 tepatnya di samping dealer Suzuki Banjarbaru, Jumat (15/3) dini hari.

Baca Juga : Geger Penemuan Mayat Laki-Laki di Trotoar Banjarbaru

Korban yang diketahui bernama Hairilah (30) asal  Basung, Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka ini awalnya diduga meninggal akibat mengalami kecelakaan. Namun, dari hasil penyelidikan polisi lewat pemeriksaan para saksi dan keluarga lantas ditemukan unsur penganiayaan yang dialami korban.

Kasubbag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati, menjelaskan awal adegan rekonstruksi bermula saat sekolompok anak-anak berkumpul di lapangan Murjani sambil minum keras. Kemudian terjadinya percekcokan antara kelompok anak-anak tersebut dengan korban Hairilah yang saat itu bersama temannya.


“Karena korban telah memberikan omongan yang kuras pas, saat pulang korban dibuntuti kelompok anak-anak tersebut. Dalam pembututan tersebut, kedua tersangka menghadang dan melempar dengan batu kearah kepala korban. Akibat lemparan tersebut korban meninggal dunia,” ujarnya kepada Kanalkalimantan.com.

Sebanyak 52 adegan ditampilkan selama rekonstruksi berlangsung. Kedua tersangka pun dihadirkan untuk menggambarkan secara detail bagaimana peristiwa tersebut berlangsung. Terlihat masyarakat pun dibuat penasaran saat menyaksikan rekonstruksi tersebut.

Dalam penangkapan, kurang lebih dua bulan, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan kedua pria diantaranya dewasa dan satu lagi masih di bawah umur yang diindikasi sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Tersangka yang dewasa atas nama Rizky kita temukan di kota Malang. Sedangkan tersangka dibawah umur berinisial L, kita amankan di kota Banjarbaru,” lanjut AKP Siti.

Kedua tersangka Rizky dan L kini harus menanggung perbuatanya dan disangkakan pasal 170 KUHP tindak kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Selain itu, untuk tersangka L yang masih dibawa umur kini sudah di sidangkan. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->