Connect with us

HEADLINE

Rekomendasi NasDem di Tangan Incumbent, ‘Magnet Politik’ Nadjmi-Jaya Semakin Kuat!

Diterbitkan

pada

Nadjmi-Jaya mendapatkan rekomendasi Partai Nasdem di Pilkada 2020 Foto : istimewa

Kekuatan Elektoral Incumbent

Performa kepemimpinan Nadjmi-Jaya memang menjadi magnet bagi sejumlah parpol untuk kembali menggandengnya di Pilkada 2020. Berdasar hasil survei Indikator Politik Indonesia besutan Burhanudin Muhtadi tahun 2019 lalu, yang mengupas sejumlah aspek elektoral di Pilkada Banjarbaru (meliputi popularitas, aspek kinerja, efek elektoral, dan lainnya), secara umum masih memposisikan incumbent masih di atas penantang.

Dari hasil survei, petahana Nadjmi Adhani merupakan tokoh dengan popularitas paling tinggi, hampir semua pemilih tahu Nadjmi Adhani, 94%. Kemudian Aditya Mufti Ariffin, namanya sudah dikenal oleh sekitar 82% pemilih Kota Banjarbaru. Dan Darmawan Jaya Setiawan, Wakil Walikota petahana ini juga sudah cukup populer di kalangan pemilih, 68%. Sementara nama lain popularitasnya masih jauh lebih rendah, secara umum baru sekitar 20% atau lebih rendah.

Selain paling populer, Nadjmi Adhani juga memiliki tingkat kedisukaan paling tinggi di antara pemilih yang mengenal masing-masing nama. Sekitar 83% pemilih yang mengenal sekaligus suka kepada Nadjmi Adhani. Darmawan Jaya Setiawan disuka oleh 75% yang mengenalnya, dan Aditya Mufti Ariffin disuka oleh sekitar 69% pemilih yang mengenalnya.

Di sisi lain, publik puas atas hasil kerja Nadjmi Adhani dan Darmawan Jaya Setiawan dalam mewujudkan pemerintahan yang mendengar aspirasi masyarakat (80%), dalam mengurangi kemiskinan (70%), dan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (69%).

Lebih spesifik, cukup banyak publik yang aware dengan sejumlah program kerja pemerintah Kota Banjarbaru, dan di antara publik yang aware, mayoritas menilai program berjalan dengan baik. Lima misi pembangunan yang diusung pasangan petahana ketika maju dalam pencalonan tahun 2015 yang lalu (SDM, infrastruktur, perekonomian daerah, reformasi birokrasi, dan kenyamanan hidup bermasyarakat), diketahui oleh sekitar 34% pemilih. Di antara yang tahu menilai lima misi tersebut sudah dijalankan dengan baik hingga sejauh ini, 90%.

Yang lebih mencorong, tingkat penerimaan terhadap Nadjmi Adhani untuk kembali terpilih sebagai Walikota periode mendatang sekitar 60%. Sedangkan yang tid menginginkan hanya sekitar 10%.

Menilik data ‘potensi’ Incumbent tersebut, maka bukan hal sulit bagi Nadjmi-Jaya untuk memikat partai. Selain Nasdem, dikabarkan juga sejumlah parpol lain seperti PKS dan PKB juga semakin intensif menjalin komunikasi dengan petahana. “Kita memiliki semangat sama untuk menjadikan Banjarbaru ini rumah bagi semua,” ungkap Nadjmi beberapa waktu lalu.

Walhasil, dengan diterimanya rekomendasi Nasdem tersebut juga akan menjadi pancingan bagi parpol lain seperti Gerindra untuk mengambil sikap. Meskipun sebelumnya telah menyatakan 80 persen berada dalam barisan petahana.

Skor 1-1

Dengan diterimanya rekomendasi Nasdem oleh Nadjmi-Jaya, makas skor saat ini antara incumbent dengan kubu penantang Aditya-Iwansyah masih imbang 1-1. Dimana sebelumnya, penantang juga mendapatkan surat sakti dari PPP yang merupakan partai penyokong utama pasangan tersebut selain Golkar.

Sebagai ketua DPW PPP Kalsel, Aditya Mufti Arifin mendapatkan rekomendasi dari DPP. Meskipun rekomendasi tersebut harus menyingkirkan koleganya Darmawan Jaya Setiawan, yang memilih komitmen dengan Nadjmi- untuk dilengserkan dari kursi DPC PPP Banjarbaru.

SK DPP PPPP No: 475/SK/DPP/C/X/2019 pertanggal 15 Oktober 2019 tersebut menetapkan Aditya sebagai calon walikota Banjarbaru dan Iwansyah sebagai calon wakil walikota Banjarbaru masa bhakti 2020-2025.

Pada SK yang ditandatangani Plt Ketua Umum PPP H Suharso Manoarfa dan Sekretaris Jenderal H Arsul Sani, juga memerintahkan kepada Ketua dan Sekretaris DPC Banjarbaru untuk menindaklanjuti keputusan tersebut dengan menetapkan, dan mengajukan pasangan Aditya-Iwansyah sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

SK yang merupakan angin segar bagi pasangan penantang ini dibawa oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Tanah Laut dan Banjarbaru DPW PPP Kalsel, Ikhsanudin. Usai dibacakan, SK tersebut diserahkan Ikhsanudin kepada DPC Banjarbaru, dalam hal ini diterima oleh Wakil Ketua DPC PPP M Subakhi.(Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

 


Laman: 1 2

iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca